"Kalau urusan ujian sama saja, tidak dibeda-bedakan. Artinya tetap ada ujian seperti siswa di sekolah induk. Di dalam modul itu memuat evaluasi, termasuk ijazahnya juga sama tidak ada SMA Terbuka, tapi nama SMA induknya. Ijazah yang diterima sesuai sekolah induk," jelas Nonong seraya mengatakan bahwa seluruh siswa SMA terbuka dapat memanfaatkan seluruh fasilitas di sekolah induk.
Nonong menandaskan, apliksi Sipinter diciptakan agar peserta didik lebih optimal dalam segala hal. Selain itu, siswa di SMA Terbuka juga bisa mengoptimalkan layanan pembelajaran yang diberikan oleh para guru.
"Aplikasi Sipinter diharapkan mendorong angka partisipasi melanjutkan sekolah, termasuk APK Kabupaten Sukabumi. Lebih jauhnya lagi, akses pendidikan di Jawa barat dapat dijangkau dan dirasakan oleh masyarakat sekalipun berada di pelosok," tandasnya.
(Natalia Bulan)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik