JAKARTA - Ayam merupakan bagian dari unggas yang bisa dipelihara untuk dimanfaatkan daging, telur, dan bulunya.
Ayam peliharaan atau ayam ternak biasanya memiliki keturunan langsung dari salah satu subspesies ayam hutan yang dikenal sebagai ayam hutan merah (Gallus gallus) atau ayam bangkiwa (bankiva fowl).
Ayam merupakan hewan ovipar. Secara umum, hewan ovipar diartikan sebagai hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur.
Sebelum bertelur, ayam terlebih dahulu akan membuat sarang dengan tujuan sebagai tempat untuk mengamankan telur-telurnya agar tetap hangat sehingga dapat menetas.
Ayam betina umumnya dapat menghasilkan telur kurang lebih 12 butir dalam sekali bertelur.
Setelah ayam betina berhasil bertelur, ia akan mengerami telurnya di sarang yang sebelumnya telah dibuat selama 21 hari kedepan hingga telur tersebut menetas.
Ketika telur ayam menetas, anak ayam kemudian akan diasuh dan terus mengikuti induk ayam selama 65 hari.
Setelah 65 hari inilah, anak ayam sudah bisa hidup sendiri.
Selama proses pertumbuhan, ayam tidak mengalami perubahan bentuk, tetapi hanya mengalami penambahan berat dan ukuran.
Demikianlah penjelasan mengenai cara ayam berkembang biak serta proses perkembangan dari telur hingga menjadi ayam tersebut lepas dari indukannya.
(Natalia Bulan)