Share

Mahasiswa Unand Lakukan Simulasi Evakuasi Tsunami untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Pada Bencana

Natalia Bulan, Okezone · Senin 24 Oktober 2022 06:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 24 65 2693055 mahasiswa-unand-lakukan-simulasi-evakuasi-tsunami-untuk-tingkatkan-kesiapsiagaan-pada-bencana-ouIXMZ6nAG.jpeg Mahasiswa Teknik Sipil Unand gelar sosialiasi dan evakuasi tsunami di Tempat Evakuasi Sementara Ulak Karang Padang, Minggu/Antara

PADANG - Mahasiswa program studi Teknik Sipil Universitas Andalas (Unand) Padang berinisiatif mengadakan sosialisasi dan simulasi evakuasi tsunami bagi warga yang bermukim di sekitar Tempat Evakuasi Sementara (TES) Ulang Karak.

Sosialisasi ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana.

Kegiatan ini merupakan pengabdian masyarakat berbasis proyek oleh mahasiswa yang dianggarkan dalam RKAT Departemen Teknik Sipil Universitas Andalas 2022," kata Dosen pembimbing Yosritzal, PhD dikutip dari Antara, Senin (24/10/2022).

Sosialisasi dan simulasi ini pun diikuti oleh warga RT 02 RW 04 Kelurahan Ulak Karang Utara dan Kelompok Senam Shelter.

Satu di antara materi yang disampaikan dalam sosialisasi adalah bagaimana menyiapkan kembali tas siaga bencana berisi perlengkapan yang dibutuhkan jika bencana terjadi sehingga harus mengungsi.

Saat ditanyakan kepada peserta apakah masih menyimpan tas siaga bencana mayoritas menyampaikan dulu ada dan saat ini isinya sudah dikosongkan.

Follow Berita Okezone di Google News

Sementara Ketua Panitia Sosialisasi dan Evakuasi Tsunami Suci Arvi Mahira menyampaikan kegiatan ini dilatari webinar yang digelar oleh Forum Pengurangan Risiko Bencana Sumatera Barat.

"Salah satu kesimpulan diketahui masyarakat sudah mulai lengah dengan ancaman tsunami karena pandemi Covid-19 yang memaksa orang untuk mengurangi aktivitas di luar rumah sehingga terjadi kevakuman dalam sosialisasi dan simulasi tsunami," kata dia

Kelengahan masyarakat ini terkonfirmasi dalam sesi sosialisasi yang diberikan karena dijumpai masyarakat tidak lagi menyiapkan ransel siaga bencana di rumah.

Sementara salah seorang narasumber sosialisasi Chintia Rulva Mahera selaku mahasiswa Teknik Sipil Unand memberitahu masyarakat untuk mengenali tanda-tanda gempa yang berpotensi tsunami.

"Jadi kalau terjadi gempa yang cukup kuat sehingga kita sulit berdiri, dan gempanya cukup lama, maka begitu gempa berhenti segera saja evakuasi ke TES ini," kata dia.

Ketua RT 02 Kelurahan Ulak Karang Utara Emi menyampaikan terima kasih kepada Tim Pengabdian Masyarakat yang telah membangkitkan kesiagaan masyarakat di sekitar daerah itu dari ancaman tsunami.

Salah seorang peserta Lis mengaku kegiatan ini bermanfaat karena sebelumnya sudah pernah diberitahu mengenai tata cara menyelamatkan diri dari gempa dan tsunami.

"Tapi sekarang sudah lupa, untung diingatkan kembali oleh adik-adik mahasiswa teknik sipil," ujarnya.

Usai sosialisasi seluruh peserta melakukan simulasi evakuasi dengan menaiki puncak shelter tempat evakuasi sementara melewati tangga dan ramp.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini