2. Kurang Output
Alasan kenapa kita hanya mampu memahami bahasa asing dengan mendengar tanpa dapat mempraktekkannya dengan baik adalah kurangnya output.
Input membantu kita untuk mengakuisisi bahasa ke dalam otak, sedangkan output adalah bagaimana kita berlatih menyusun kalimat.
3 Ekspektasi Tidak Realistis
Jangan insecure dengan banyak orang yang terlihat begitu cepat dalam mempelajari bahasa asing, sebab setiap orang mempelajari bahasa asing dari titik start yang berbeda-beda.
4. Terlalu Banyak Mencari Tips
Fokuskan diri dengan lebih banyak melakukan praktek belajar bahasa asing seperti praktek berbicara.
Jangan terlalu banyak menonton tips namun tidak seimbang dengan praktek belajarnya.
Buat yang penasaran dengan penjelasan lebih lengkapnya, langsung aja cek videonya hanya di YouTube Channel Zahid Azmi Ibrahim, ya!
(Natalia Bulan)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik