JAKARTA - Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menyemprot kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Riset Teknologi, Nadiem Makarim yang menyatakan secara terang benderang membuat Shadow Team dalam mengelola kebijakan di Kementerian.
Menurut Ujang, hal tersebut menandakan bahwa Nadiem bukanlah seorang leader yang mampu memimpin anak buahnya yang berada di Kemendikbud.
"Menteri itu adalah seorang leader berbeda dengan Manager yang tugasnya hanya menata dan mengelola kementerian sudah selesai tetapi kalau dia leader maka saya katakan kalau dia pemimpin itu harus memiliki leadership yang kuat," katanya dalam Diskusi Kedai Kopi yang bertajuk Ngopi Dari Sebrang Istana, Jakarta Pusat, Sabtu (1/10/2022).
"Apa itu leadership, yaitu dia yang membawa gerbong lokomotif perubahan bagi anak buahnya, dalam hal konteks ini adalah ASN," sambungnya.
Ujang mengatakan, suka tidak suka sosok Nadiem dianggap orang yang hebat semasa dirinya memimpin perusahaan Starup yakni Gojek.
Hingga akhirnya, kehebatan dan ilmu yang telah ia dapat sebelumnya ingin di transformasikan di Kemendikbu, akan tetapi hal itu masih dianggap sulit.