Share

Kemenag Sosialisasikan Buku Pedoman Pesantren Ramah Anak

Widya Michella, MNC Media · Kamis 22 September 2022 15:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 22 624 2672851 kemenag-sosialisasikan-buku-pedoman-pesantren-ramah-anak-WoIom9uq2v.jpg Ilustrasi/Freepik

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) RI telah melakukan sosialisasi buku Pedoman Pesantren Ramah Anak.

Hal ini dapat menjadi bagian dari tindakan pencegahan dan upaya preventig serta tindak lanjut atas sejumlah tindak kekerasan yang belakangan ini terjadi di lembaga pendidikan keagamaan termasuk pesantren.

Kepala Subdit Pendidikan Pondok Pesantren pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kemenag, Basnang Said, menyampaikan, buku pedoman pesantren ramah anak tersebut telah disosialisasikan sejak Juli 2022 melalui ke kanwil/kemenag Kab/kota seluruh untuk diteruskan ke pesantren-pesantren di seluruh Indonesia.

"Juli-Agustus 2022, Direktorat pada Pontren sudah melakukan sosial kasasi secara daring berdasarkan zona (Jawa, Sumatera, kalimtan dan timur Indonesia). Akhir September 2022, selanjutnya kami akan masif kan sosialisasi yang akan menyasar ke seluruh pesantren,"kata Basnang kepada MNC Portal, Kamis,(22/09/2022).

Lebih lanjut dia mengatakan, seluruh kegiatan baik yang dilaksanakan oleh Direktorat PD Pontren maupun K/L seperti kegiatan kementerian PPPA, Direktorat, lanjutnya akan menyampaikan, mengulas isi buku dan membagikan buku PRA kepada undnagan dan peserta.

"Untuk menguatkan buku pedoman ramah anak ini dari sisi regulasi, maka Dirjen pendidikan Islam sdh menetapkan sebagai keputusan Dirjen nomor 4836/20220 sebagai pedoman pesantren ramah anak,"ujar dia.

Sebagai informasi, buku pedoman pesantren ramah anak ini dibuat sebagai bentuk upaya perhatian Kementerian Agama, terkhusus

Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, untuk meningkatkan kualitas dari pondok pesantren secara menyeluruh sesuai amanah Undang-Undang No. 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.

Dengan adanya buku ini, diharapkan bisa menjadi acuan seluruh pesantren di Indonesia untuk menjadi lembaga pendidikan yang ideal bagi tumbuh kembang anak, tidak ada kekerasan dan diskriminasi, bersih, sehat, hijau, inklusif, dan nyaman.

Sehingga santri-santri lulusan pesantren mendatang, akan menjadi generasi yang cerdas, religius, berakhlakul karimah, dan mampu menjawab tantangan era global.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini