Share

Kemenag Susun Standar Kompetensi Lulusan Pondok Pesantren Salafiyah bersama Majelis Masyayikh

Widya Michella, MNC Media · Kamis 22 September 2022 10:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 22 624 2672568 kemenag-susun-standar-kompetensi-lulusan-pondok-pesantren-salafiyah-bersama-majelis-masyayikh-LnE12NojSc.jpg Ilustrasi/Okezone

BOGOR - Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama (Kemenag) RI Waryono Abdul Ghofur mengatakan pihaknya menggandenh Majelis Masyayikh untuk menyusun Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Pondok Pesantren Salafiyah.

"Kami tengah merumuskn kriteria kelulusan santri pesantren salafiyah. Kriteria nantinya akan ditetapkan oleh majelis masyayikh,”kata Waryono dikutip dalam laman resmi Kemenag, Kamis,(22/09/2022).

Selain menyusun SKL, Kemenag juga mempersiapkan pendataan santri Salafiyah sebagai bagian dari data peserta didik secara nasional. Langkah ini antara lain guna mengidentifikasi pesantren yang benar-benar murni salafiyah dan santrinya tidak terdata sebagai santri muadalah, diniyah formal, dan juga bukan siswa madrasah/sekolah.

“Jadi kami melakukan pendataan para santri yang benar-benar murni belajar di Pesantren Salafiyah,”kata dia.

Sementara itu, Ketua Majelis Masyayikh Pesantren, Abdul Ghaffar Rozin, mengatakan bahwa SKL Pesantren Salafiyah nantinya akan menjadi acuan pada uji kompetensi santri pondok pesantren Salafiyah ke depan dan tentunya akan berkaitan erat dengan kurikulum pesantren.

"Saat ini sudah ada Surat Keputusan Dirjen Pendidikan Agama Islam nomor 4832 tahun 2018 tentang Standar Kompetensi Lulusan Pesantren Salafiyah, artinya SKL yang tengah disusun tidak berangkat dari ruang kosong,"tutur pria yang akrab disapa Gus Rozin ini.

Menurutnya, SKL dalam Surat Keputusan tersebut setidaknya memuat dua hal. Pertama, Kompetensi Inti Keagamaan Islam yang terdiri atas kompetensi inti sikap, kompetensi inti pengetahuan, dan kompetensi inti keterampilan. Kompetensi ini harus dipenuhi oleh lulusan pesantren salafiyah untuk jenjang ula, jenjang wustha, dan jenjang ulya.

"Kedua, kompetensi dasar keagamaan Islam berdasarkan rumpun ilmu yang harus dipenuhi oleh lulusan pesantren salafiyah. Kompetensi ini meliputi al-Qur'an, Hadits dan Ilmu Hadits, Tauhid dan Ilmu Kalam, Tarikh, Fiqh dan Ushul Fiqh, Akhlak dan Tasawuf, serta 'Ulum al-Lughah, untuk setiap jenjang,"ujar Gus Rozin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini