Share

Nadiem Makarim Hapus Seleksi TPA untuk Masuk PTN, Danang Giri Setuju?

Tim Okezone, Okezone · Rabu 21 September 2022 09:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 21 65 2671736 nadiem-makarim-hapus-seleksi-tpa-untuk-masuk-ptn-danang-giri-setuju-ehWc01KqbZ.jpeg Danang Giri Sadewa

JAKARTA - Danang Giri Sadewa atau yang akrab disapa Danang merupakan konten kreator edukasi yang aktif membuat konten bermanfaat untuk banyak pelajar di Indonesia. Danang yang lahir di Magelang pada 23 November 1998 ini merupakan lulusan Universitas Gadjah Mada dari jurusan Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan.

Sebagai konten kreator edukasi, Danang kerap membagikan video seperti campus tour, bincang-bincang dengan mahasiswa, serta konten edukatif lainnya. Seperti pada video yang diunggah tanggal 11 September 2022 kali ini, Danang memberikan pandangannya terkait keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia, Nadiem Makarim, yang akan merubah beberapa sistem untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri. Keputusan pendiri aplikasi ojek online tersebut salah satunya adalah mengganti sistem SNMPTN, serta menghapus seleksi TPA (Tes Potensi Akademik).

Pada tahun 2023, sistem SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) yang menggunakan nilai rapor dan prestasi akademik akan diganti dengan sistem Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi. Menanggapi hal ini, Danang mengatakan bahwa ia lumayan setuju dengan keputusan yang dibuat oleh Nadiem Makarim, karena SNMPTN membuat banyak siswa hanya berfokus pada pelajaran utama saja, hingga mengesampingkan kemampuan untuk memiliki ilmu lintas disipliner.

“Kalau seumpama kita pengen jadi sutradara film, kan ilmunya itu perfilman ya kan? Tapi juga butuh ilmu-ilmu lain kayak ilmu marketing, pemasaran, dan lain sebagainya,” ujar Danang.

Beralih ke soal dihapuskannya sistem seleksi TPA (Tes Potensi Akademik). Hal ini menimbulkan banyak pro kontra sebab banyak siswa yang khawatir dengan siswa lain yang memutuskan untuk lintas jurusan, tanpa memiliki ilmu dasarnya. Seperti siswa IPA yang lintas jurusan ke jurusan sosial dan hukum, ataupun sebaliknya, siswa IPS yang lintas jurusan ke jurusan kedokteran, teknik, dan sebagainya.

Namun, Danang setuju dengan konsep yang disampaikan Nadiem Makarim, bahwa belajar sejatinya dilakukan untuk menambah pengetahuan. Dengan hanya diberlakukannya seleksi TPS (Tes Potensi Skolastik), seluruh siswa akan diseleksi secara adil.

“Adilnya gimana? Ditakutkan, kalau seumpama TPA itu cuma ngapal-ngapal doang. Padahal kalau kita kuliah itu dibutuhkan cara penyelesaian masalah, critical thinking, gak cuma soal tentang hafal menghafal,” ujar Danang.

Pada intinya, Danang setuju dengan perubahan sistem seleksi masuk PTN yang dilakukan oleh Nadiem Makarim apabila perubahan tersebut membuat sistem seleksi masuk PTN di Indonesia semakin adil untuk seluruh siswa/siswi.

Buat yang penasaran ingin melihat penjelasan Danang dengan lebih detail dan memiliki pendapat yang berbeda, langsung aja cek videonya hanya di YouTube Channel Danang Giri Sadewa, ya!

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini