Share

Tim Spektronics ITS Sabet Juara di Kompetisi Chem-E-Car di Jerman

Tim Okezone, Okezone · Rabu 21 September 2022 06:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 20 65 2671334 tim-spektronics-its-sabet-juara-di-kompetisi-chem-e-car-di-jerman-xSA2gEDAv9.jpeg Tim Spektronics ITS sabet juara di kompetisi Chem-E-Car/ITS

Keunggulan purwarupa mobil ini, lanjut Silma, terletak pada lima fitur unik. Antara lain adalah 3D Printed Pelton Turbine, 1:2 Ratio Timing Pulley, Solenoid Valve, Electrical Delayer Circuit, dan Alumunium Hollow. Pertama, 3D Printed Pelton Turbine dan 1:2 Ratio Timing Pulley dipilih karena memiliki efektivitas gerak yang tinggi, sehingga dapat menggerakkan roda mobil cukup dengan tekanan udara yang rendah.

Lebih lanjut, Solenoid Valve dan Electrical Delayer Circuit merupakan katup udara yang bekerja menggunakan sistem otomatisasi.

Katup tersebut akan secara otomatis menutup dalam waktu tertentu, agar tekanan dan suhu yang dihasilkan bisa lebih optimal untuk menggerakkan mobil.

โ€œLalu agar mobil dapat bergerak dengan ringan, kami memanfaatkan Aluminium Hollow karena bersifat kuat dan ringan,โ€ ungkap Silma.

Tim yang diketuai oleh Rahardian Mahendra Daniswara dari Departemen Teknik Material dan Metalurgi ini beranggotakan lima orang.

Yaitu Bernadus Krisna Brata dan Alifah Salsabila dari Departemen Teknik Kimia, Wahyu Febianto dari Departemen Teknik Elektro, Silma Elvaretta Aska dari Departemen Teknik Kimia Industri, serta Engghar Fauzan Latif dari Departemen Teknik Perkapalan.

Silma menjelaskan bahwa kompetisi tersebut terdiri dari dua tahap. yakni tahap penyisihan dan tahap final.

Pada tahap penyisihan, tim membuat dokumen tentang purwarupa mobil sebanyak 108 halaman dalam kurun waktu dua minggu.

Setelah itu pada tahap final, tim menyusun dokumen safety aspect pada purwarupa mobil yang meliputi perhitungan tekanan, temperatur, hingga mekanisme kinerja mobil dalam waktu hanya satu bulan.

Di antara kedua tahapan pengumpulan dokumen tersebut, Silma mengatakan bahwa selama satu bulan tim melakukan run car setiap hari dari pagi hingga malam.

Run car ini bertujuan untuk mengecek keadaan mobil, mempelajari perilakunya, hingga mencari data yang akan dipakai untuk lomba.

Selama proses tersebut, tim Spektronics memastikan mobil mencapai jarak tertentu dengan beban tertentu pula.

โ€œHarus benar-benar presisi dan mendapat zero error,โ€ terangnya.

Menghadapi permasalahan tersebut, Rahardian bersama tim tetap optimistis dan yakin semua usaha, kerja keras, biaya, serta semua dukungan yang diberikan berbagai pihak akan terbayar.

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini