Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waketum MUI Sebut Mendiang Profesor Azra Orang Indonesia Pertama Bergelar Sir dari Kerajaan Inggris

Widya Michella , Jurnalis-Senin, 19 September 2022 |11:07 WIB
Waketum MUI Sebut Mendiang Profesor Azra Orang Indonesia Pertama Bergelar Sir dari Kerajaan Inggris
Profesor Azyumardi Azra/Okezone
A
A
A

JAKARTA - Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas mengucapkan belasungkawa atau meninggalnya cendekiawan Muslim Dr. Azyumardi Azra, M.Phil, MA, CBE.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Profesor Azyumardi Azra meninggal dunia pada hari Minggu (18/9/2022) di RS Malaysia sekira pukul 11.30 WIB atau 12.30 waktu setempat.

"Kepergian Profesor Dr. Azyumardi Azra tentu saja betul-betul mengejutkan, karena beberapa hari yang lalu beliau masih aktif ber-Whatsaps-an di beberapa grup. Kepergian beliau tentu saja membuat kita benar-benar kehilangan karena beliau dikenal sebagai seorang ilmuan yang sangat berkelas tidak hanya dalam skala nasional tapi juga dunia," kata Anwar dalam keterangan tertulisnya, Minggu,(18/9/2022).

Menurutnya, pandangan-pandangan sang mendiang sangat dihormati dan banyak dijadikan rujukan.

Bahkan kepergiannya tentu saja akan membuat seluruh civitas akademika dan alumni UIN Jakarta berduka karena jasa beliau yang sangat besar dalam memajukan kampus tersebut.

Selain telah mampu mengubah wajah UIN Jakarta secara fisik, di samping itu beliau juga telah berhasil menumbuh suburkan budaya akademik dan ilmiah di kalangan dosen dan mahasiswa.

Serta mengangkat UIN Jakarta menjadi Perguruan Tinggi Islam yang bergengsi yang tidak hanya dikenal di Tanah Air tapi juga oleh dunia internasional.

Terutama oleh bagi mereka yang tertarik dengan kajian-kajian keislaman.

"Di samping itu karena jasa dan reputasinya, beliau adalah satu-satunya orang di Indonesia bahkan mungkin di Asia yang mendapatkan gelar kehormatan SIR dari kerajaan Inggris,"ujar dia.

Kemudian bagi teman-teman Almarhum yang berasal dari Sumatera Barat, kepergiannya tentu saja sangat mengejutkan dan menyedihkan.

Karena almarhum adalah salah seorang tokoh yang mendorong terselenggaranya Kongres Kebudayaan Minangkabau pada akhir tahun 2022.

"Kita berharap semoga Allah SWT mengampuni semua dosanya dan menjadikan seluruh yang telah dilakukannya menjadi ibadah baginya sehingga nanti beliau dimasukkan oleh Tuhan ke dalam surga jannatun naim yang menjadi idaman dari kita semua. Amin," ujar ketua PP Muhammadiyah ini.

(Natalia Bulan)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement