BALI -Kondisi dua ruang kelas di SDN 3 Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Bali benar-benar memprihatinkan.
Bagaimana tidak, sebagian besar atap, plafon, hingga rangka bangunan jebol mengakibatkan pihak sekolah terpaksa mengubah fungsi Perpustakaan menjadi ruang kelas.
Bahkan, proses belajar mengajar pun dilakukan secara bergiliran antar kelas karena dua kelas yang rusak sudah tidak bisa lagi digunakan untuk aktivitas belajar mengajar karena sangat membahayakan.
Menurut Kepala Sekolah, ruang kelas ini telah mulai rusak sejak awal pandemi Covid-19, namun hingga kini belum ada perbaikan dari pemerintah.
Atas kondisi tersebut pihak sekoolah berharap agar pemerintah bisa segera memperbaiki ruang kelas agar aktivitas belajar bisa kembali normal.
"Ruang kelasnya yang rusak di SD kami yaitu terdiri dari ruang kelas 1, 2 dan ditambah dengan Ruang UKS, Kepala Sekolah, dan dapur," jelas I Gusti Putu Widiasta selaku Kepala SDN 3 Yangapi.