Share

Ketahui 7 Fakta Disney Princess Syndrome, Nomor 4 Harus Cantik

Destriana Indria Pamungkas, MNC Portal · Jum'at 16 September 2022 15:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 16 624 2668983 ketahui-7-fakta-disney-princess-syndrome-nomor-4-harus-cantik-ec82tRjxFN.jpg Ilustrasi (Foto: Insider)

JAKARTA- Ketahui 7 fakta Disney Princess syndrome yang rupanya kerap dialami oleh banyak cewek. Membahas mengenai Disney Princess, yang muncul dalam kepala pastilah putri-putri yang cantik sempurna.

Selain karena karakternya yang dibuat cantik sempurna, kisah setiap karakternya juga menarik. Tak heran jika banyak kaum hawa yang mengidolakan setiap karakter Disney Princess, mulai dari Cinderella, Snow White, Belle, Ariel, dan lain-lain.

Namun, tahukah Anda jika kisah dan karakter Disney Princess rupanya memberi dampak yang buruk bagi psikologis seseorang? Terutama perempuan.

Ketahui 7 Fakta Disney Princess Syndrome berikut ini dilansir Psychology Today:

1. Makna Disney Princess

Disney Princess Syndrome merupakan sebuah kondisi dimana pengidapnya akan menjalani kehidupan seolah-olah berada di negeri dongeng.

Mereka kerap menempatkan diri sebagai pusat perhatian layaknya seorang putri. Pengidap sindrom ini juga akan terobsesi pada penampilan dan memiliki kecenderungan untuk bergantung pada orang lain.

Dengan demikian, pengidap Disney Princess Syndrome ini akan merasa jika dirinya sangat penting, harus selalu diutamakan, dan tidak bisa mandiri.

Sindrom ini bisa dialami oleh siapa saja, bahkan sejak masih kecil dan akan sulit hilang meski sudah dewasa.

2. Banyak Terpengaruh dari Film

Penyebab seseorang bisa terkena Disney Princess Syndrome tak jauh-jauh dari apa yang mereka tonton, yaitu tayangan dari Walt Disney. Tayangan ini  menyediakan film-film seperti Cinderella, The Little Mermaid, Sleeping Beauty, dan lain-lain pada era Renaissance.

Film-film tersebut merepresentasikan setiap karakter putrinya, yaitu seorang perempuan yang lemah dan memiliki sifat submasif yang menanti sosok pangeran tampan untuk menyelesaikan masalah hingga berakhir bahagia. Pola kisah dan karakternya bahkan hampir sama pada setiap film Disney.

3. Bisa Alami Feminim stereotip

Para perempuan yang mengidap sindrom ini biasanya akan mengalami perilaku feminim stereotip. Yang berbahaya dari stereotip ini adalah para perempuan menjadi berpikir jika semua hal akan dibatasi oleh aturan gender tradisional.

Selain itu, mereka akan merasa kurang percaya diri, mudah bergantung pada orang lain, tidak suka kotor, dan terlalu terobsesi pada penampilan. Tentunya, obsesinya pada penampilan bertujuan untuk menarik perhatian kaum adam.

4.Cantik adalah segalanya

Pengidap sindrom ini kebanyakan akan memilikirkan penampilan fisiknya agar tetap sempurna dan mempesona, karena mereka menganggap jika kecantikan adalah segalanya.

Mereka beranggapan jika kecantikan bisa menaklukan segalanya, termasuk para pria. Pola pikir seperti ini didapatkan dari beberapa kisah film Disney, sebut saja Snow White yang dicium pangeran karena wajahnya cantik.

5. Perbedaan gender makin kuat

Dalam film-film Disney zaman dahulu, Anda pasti tidak asing dengan perbedaan gender yang sangat kuat. Seperti kisah Cinderella yang hanya mengerjakan tugas domestik, seperti cuci piring, menyapu, hingga menyajikan teh.

Tak hanya itu saja, konsep female rivalry juga cukup kental dalam film-film Disney masa itu. Dimana sesama perempuan biasa saling menjatuhkan dan memperebutkan pria.

6. Percaya pangeran akan datang

Perempuan yang mengidap sindrom ini kerap mempercayai jika seorang pangeran akan datang, meskipun mereka hanya duduk manis tanpa melakukan apa-apa. Kedatangan pangeran ini tentunya diharapkan bisa membawa mereka keluar dari nasib buruk.

7. Disney mulai berubah

Walt Disney pada akhirnya menyadari atas kekacauan ini. Mereka pada akhirnya merubah karakter para putrinya dalam film-film terbaru yang mereka buat.

Karakter putri Disney yang baru tidak hanya sosok lemah yang mengejar cinta, mereka berubah menjadi sosok yang kuat, tanggung, dan pemberani. Contohnya adalah karakter Merida (Brave 2012) dan Moana (2016).

Nah, itulah informasi  fakta Disney Princess syndorm.

(RIN)

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini