Share

Data Mahasiswa FILKOM Universitas Brawijaya Ternyata Juga Sempat Diretas dan Diperjualbelikan

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 15 September 2022 12:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 15 65 2668064 data-mahasiswa-filkom-universitas-brawijaya-ternyata-juga-sempat-diretas-dan-diperjualbelikan-rZTVQXMEYI.jpg Data mahasiswa FILKOM UB ternyata juga diretas hacker/Avirista Midaada

MALANG - Database aplikasi Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Brawijaya (UB) ternyata juga sempat diretas oleh hacker.

Peretasan ini menambah panjang dafar peretasan database di UB yang sebelumnya diduga menimpa alumni mahasiswa Fakultas Pertanian (FP) UB.

Wakil Dekan Fakultas Ilmu Komputer (Filkom) Dr. Eng., Herman Tolle, mengakui sebelum heboh dengan adanya database alumni mahasiswa Fakultas Pertanian UB yang diretas, sebenarnya database aplikasi di Filkom juga diretas oleh hacker.

Namun bedanya saat ini tim dari Filkom telah berusaha memperbarui dengan memperbaiki sistem keamanan yang ada.

"Di FILKOM karena kami kemarin juga dapat informasi database kami salah satunya di aplikasi halo Filkom. Itu aplikasi orang memberi keluhan ke kami, atau memberi pertanyaan yang dijawab di sistem itu, yang kemarin saya dapat informasi itu dijualbelikan oleh orang - orang yang ngakunya pakai nama Bjorka itu," ucap Herman Tolle saat dihubungi MNC Portal, pada Rabu pagi (14/9/2022).

Setelah dikonfirmasi dengan tim IT FILKOM UB memang data yang diretas adalah database di aplikasi tersebut.

Mengingat awalnya database aplikasi itu awalnya masih berada di punyanya TIK Universitas Brawijaya, alias belum dikelola oleh pihak fakultas sendiri.

Jadi menurut Herman, database yang diretas di aplikasi Halo Filkom adalah orang-orang yang menggunakan aplikasi itu seperti menyampaikan keluhan atau komplain, atau menanyakan mengenai pelayanan-pelayanan yang dilakukan oleh FILKOM UB.

"Sebenarnya nggak ada data-data yang rahasia juga. Isinya mahasiswa nanya keluhan apa, nanti tim kita menjawab merespons. Cuma databasenya itu yang kena hack, sehingga itu dijual sama hacker, nggak tahu itu orang kepentingannya apa meng-hack data itu," paparnya.

"Nggak ada informasi penting yang berhubungan dan berbahaya kalau diketahui orang. Cuma itu membuktikan kalau data itu bisa dibobol orang," tandasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, terdapat sebuah informasi adanya peretasan database alumni mahasiswa Fakultas Pertanian UB yang tersebar di media sosial.

Pada informasi berupa video itu terlihat jelas bahwa database alumni dipublish di sebuah forum oleh diduga hacker pada Minggu (11/9/2022), pukul 08.28 WIB.

Terlihat di video itu beberapa data mulai dari nama mahasiswa, nomor induk mahasiswa, nomor telepon, nama orangtua, alamat domisili di Malang, alamat asal, riwayat pendidikan di kampus mulai dari perkuliahannya, jumlah mata kuliah, tanggal ujian hingga bekerja dimana tercantum.

Pihak Universitas Brawijaya sendiri masih melakukan penyelidikan dan pendalaman guna memastikan data-data apa saja yang diretas oleh hacker tersebut. Pihak UB juga berkoordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini