Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sejarah 3 Pasar Tertua di Jakarta, Pernah Alami Kebakaran Hebat

Cita Zenitha , Jurnalis-Selasa, 13 September 2022 |13:09 WIB
Sejarah 3 Pasar Tertua di Jakarta, Pernah Alami Kebakaran Hebat
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA- Sejarah 3 pasar tertua di Jakarta yang menjadi saksi bisu kebangkitan perekonomian metropolitan ini. Seperti apa sejarahnya? Simak artikel berikut.

Pasar merupakan tempat bertransaksi jual beli baik barang maupun jasa. Idealnya tempat ini akan mempertemukan dua orang yang saling membutuhkan yaitu penjual dan pembeli. Kemudian keduanya terlibat dalam kegiatan transaksi jual beli.

Jakarta sebagai metropolitan terkenal sebagai kota serba ada. Dahulu kala, Jakarta bernama Batavia sebagai kawasan perekonomian Hindia Belanda. Tak ayal kini ketika berkunjung ke Jakarta banyak dijumpai kawasan perdagangan seperti pasar-pasar bersejarah.

Kali ini Okezon akan mengupas sejarah 3 pasar tertua di jakarta. Kira-kira pasar apa saja yang akan masuk daftar?

1.Pasar Tanah Abang

Pasar Tanah Abang dulunya disebut Pasar Sabtu, yang dibangun oleh tuan tanah Yustinus Vinck pada 30 Agustus 1735. Dulu, Pasar Tanah Abang hanya dibuka setiap Sabtu, dan saat itu mampu menyaingi pasar Senen yang sudah lebih maju.

Pasar Tanah Abang semakin berkembang setelah dibangunnya Stasiun Tanah Abang. Di tempat tersebut, mulai dibangun tempat-tempat seperti Masjid Al Makmur dan Klenteng Hok Tek Tjen Sien yang keduanya seusia dengan Pasar Tanah Abang.

Pada 1973, Pasar Tanah Abang diremajakan, diganti dengan empat bangunan berlantai empat, dan sudah mengalami dua kali kebakaran, pertama pada 30 Desember 1978, Blok A di Lantai 3 dan kedua menimpa Blok B pada 13 Agustus 1979.

Seiring dengan perkembangannya, Pemda Jakarta membangun Pasar Tanah Abang menjadi pusat grosir yang modern. Pasar Tanah Abang menjadi gedung pusat grosir berlantai 14 yang megah, modern, dan nyaman dilengkapi dengan pendingin udara. Kini, jumlah kios di Pasar tanah Abang telah lebih dari 10.000 kios.

2.Pasar Jatinegara

Salah satu pasar yang masuk kedalam pasar tertua di Jakarta yaitu Pasar Jatinegara yang berlokasi di Jakarta Timur.  Pasar Jatinegara sudah ada sejak jaman Hindia Belanda tahun 1770an.

Dulu, Pasar Jatinegara bernama “Mester Passer” diambil dari nama pemilik kawasan yaitu Meester Cornelis Senen. Daerah ini sering dilalui Trem Batavia sehingga sangat populer sebagai pusat perdagangan. Pada masa penjajahan Jepang sekitar 1942, Mester Passer diubah menjadi Pasar Jatinegara hingga saat ini.

3. Pasar Senen

Pasar Senen menjadi saksi perjalanan bangsa sejak pertama kali didirikan pada 30 Agustus 1735. Pembangunan yang diinisiasi arsitek Yustinus Vinck itu juga bersamaan dengan pembangunan Pasar Tanah Abang. Pasar Snees –begitu disebutnya– merupakan pasar tertua di Jakarta dan didirikan di tanah milik seorang tuan tanah Belanda Cornelis Chastelein.

Sebelumnya pasar ini pernah dilahap api merah namun sudah dilakukan revitalisasi membuatnya menjadi pasar yang cukup modern.

Demikianlah sejarah 3 pasar tertua di Jakarta. Bagaimana menurutmu?.

(Rani Hardjanti)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement