Secara rinci, Subagyo menjelaskan, anggaran setengah milyar itu digunakan untuk pembangunan 50 unit toilet dengan luas bangunan 1,50 x 4 meter, dan rencananya toilet tersebut akan dilengkapi dengan kloset duduk dan satu kran air.
Lebih lanjut Bagyo mengatakan bahwa dirinya sangat menyesalkan kinerja tim perencana program dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi lantaran tidak terlebih dahulu melakukan survey sebelum memberikan program.
"Hari ini yang sedang dalam proses itu pembangunan 25 unit toilet dulu, nah sisanya 25 unit lagi lokasinya masih belum kita tentukan karena lahan sangat terbatas, dari segi estetikpun lokasi tiolet yang sedang dibangun ini sangat tidak pas, lokasinya bener-bener ditengah," ujar Subagyo.
Sementara itu, saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut pihak sekolah enggan memberikan tanggapan dan Kepala Sekolah sulit dihubungi.
Informasi yang dihimpun, di tahun 2022 ini selain menerima program pembangunan toilet SMPN 1 Cicurug juga menerima program yakni pembangunan ruang kelas dengan anggaran Rp193.671.442
(Natalia Bulan)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik