Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mahasiswa Jember Kritisi Kebijakan Kenaikan Harga BBM

Antara , Jurnalis-Selasa, 06 September 2022 |16:41 WIB
Mahasiswa Jember Kritisi Kebijakan Kenaikan Harga BBM
Ratusan mahasiswa Jember kritisi kebijakan kenaikan harga BBM/Antara
A
A
A

JEMBER - Ratusan mahasiswa dari berbagai elemen ekstra kampus yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus Jember mengkritisi kebijakan pemerintah dalam menaikkan harga BBM dengan unjuk rasa di bundaran DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (6/9/2022).

Ratusan aktivis mahasiswa dari elemen PMII, HMI, GMNI, IMM, KAMMI, LMND, juga KMHDI melalukan longmarch dari jalan kembar Kampus Universitas Jember menuju bundar DPRD setempat dengan membawa sejumlah poster yang memrotes kenaikan harga BBM yang dapat pengawalan ketat dari polisi.

"Kenaikan BBM berimbas negatif pada sektor perekonomian masyarakat dan pertumbuhan ekonomi rumah tangga," kata koordinator aksi David Rizal Firmansyah usai berorasi di bundaran DPRD Jember.

Berdasarkan data pengguna bahan bakar bersubsidi (pertalite dan bio solar) tercatat sebanyak 80 persen masyarakat kelas menengah atas mengonsumsi BBM bersubsidi dan selebihnya dikonsumsi masyarakat kelas menengah ke bawah.

 BACA JUGA:Demo Harga BBM, Mahasiswa dan Polisi Terlibat Adu Jotos di DPRD Sikka

"Kondisi empiris tersebut menjadi sebuah perhatian khusus serta dilematis, terlebih keberadaan pemerintah sebagai principal dalam mengelola aspek kelembagaan pada aspek penyediaan BBM sebagai instrumen vital roda perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," tuturnya.

Ia mengatakan mahasiswa juga meminta ada reformasi perpajakan dan mewujudkan pajak berkeadilan,serta mengajak masyarakat umum untuk mengawal kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada rakyat.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement