Share

Punya Potensi Wisata Terpendam, Mahasiswa UPI Lakukan Pendampingan Warga Kampung Cisameng

Arif Budianto, Koran Sindo · Senin 15 Agustus 2022 10:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 15 65 2647892 punya-potensi-wisata-terpendam-mahasiswa-upi-lakukan-pendampingan-warga-kampung-cisameng-h0aCqi0oWF.jpg Mahasiswa UPI lakukan pendampingan warga Kampung Cisameng/Arif Budianto

BANDUNG - Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang tergabung dalam UKM Mahacita melakukan pendampingan terhadap Kampung Cisameng, Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

Pasalnya, kampun ini dinilai memiliki potensi wisata yang terpendam.

Penelitian yang dilakukan UKM Mahacita UPI, menunjukan Kampung Cisameng memiliki potensi unggulan pariwisata, seperti Goa yang terdapat di Sanghyang Kenit, pohon bambu, dan aktivitas masyarakat sebagai petani.

Wisata berbasis nuansa alam ini dengan memanfaatkan sumber daya alam sebagai daya tarik wisatawan.

Kampung ini juga memiliki potensi yang luar biasa untuk menjadi destinasi wisata berbasis pertanian.

"Wisata berbasis pertanian ini merupakan perpaduan antara optimalisasi lahan pertanian dan aktivitas masyarakat sebagai daya tarik wisatawan," kata Ketua Adat UKM Mahacita UPI Khairunnisa Khalda Syafiqah.

Sejumlah kendala yang sekarang dialami oleh Kelompok Sadar Wisata Kampung Cisameng terkait dengan izin dari pemerintah setempat serta pihak PT. Indonesia Power.

Terutama untuk membangun fasilitas secara permanen sebagai penunjang pariwisata karena posisi potensi wisata seperti Sanghyang Kenit yang berada di wilayah PT. Indonesia Power.

Kelompok Sadar Wisata Kampung Cisameng berharap bisa mendapatkan izin dari pemerintah setempat serta PT. Indonesia Power untuk mendirikan bangunan permanen yang nantinya dapat mendukung dan mempermudah aktivitas wisatawan.

Pendampingan yang dilakukan yaitu berupa pemaparan materi, sharing dan diskusi serta praktik pengembangan terkait analisis potensi dan sadar wisata bagi pelaku usaha, serta kelompok masyarakat sadar wisata di Kampung Cisameng.

Materi yang disampaikan terkait dengan konsep dan praktik pengembangan pengelolaan destinasi wisata sebagai upaya peningkatan peran serta masyarakat dalam mengembangkan pariwisata.

Materi ini juga sejalan dengan Pilar Presidensi G20 Indonesia dalam rangka mendorong produktivitas masyarakat, meningkatkan ketahanan dan stabilitas masyarakat serta memastikan pertumbuhan berkelanjutan dan inklusif bagi masyarakat Kampung Cisameng.

"Melalui kegiatan pendampingan ini, UKM Mahacita UPI berupaya untuk membantu melakukan pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Kampung Cisameng," katanya.

Kegiatan pendampingan ini merupakan program yang berkelanjutan dalam rangka program pendidikan dan latihan dasar Mahacita UPI serta pengabdian kepada masyarakat.

Program ini juga sangat bermanfaat bagi masyarakat Kampung Cisameng sebagai daya dukung kebermanfaatan bagi Indonesia pada gelaran Presidensi G20 Indonesia dalam mewujudkan resiliensi ekonomi, lingkungan dan pariwisata, memberikan nilai tambah bagi pemulihan masyarakat serta memperkenalkan pariwisata dan produk unggulan Indonesia kepada dunia internasional dalam rangka menggerakkan ekonomi Indonesia.

Direktur Direktorat Kemahasiswaan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Suwatno, menyampaikan apresiasi bagi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahacita UPI yang telah menginisiasi program pemberdayaan serta pembangunan masyarakat pada bidang konservasi alam serta pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Menurutnya, program ini mendukung dan mewujudkan rencana strategis dan kebijakan UPI dalam Penyelenggaraan dan pengembangan pengabdian kepada masyarakat melalui penyebarluasan dan pendayagunaan inovasi dalam bidang ilmu pendidikan, pendidikan disiplin ilmu, dan disiplin ilmu lainnya untuk memberdayakan masyarakat (K3).

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini