Share

Sejarah Lahirnya VOC, Latar Belakang, Tujuan, Serta kebijakannya!

Destriana Indria Pamungkas, MNC Portal · Jum'at 12 Agustus 2022 15:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 12 624 2646745 sejarah-lahirnya-voc-latar-belakang-tujuan-serta-kebijakannya-6Rx2x2JZzf.jpg Ilustrasi (Foto: Istimewa)

JAKARTA- Sejarah lahirnya VOC, latar belakang, tujuan, serta kebijakannya akan dibahas pada artikel kali ini. Bukan sebuah rahasia lagi jika Nusantara dijuluki sebagai “mutiara dari timur”.

Keberadaan rempah-rempah di Indonesia menarik orang-orang Eropa untuk datang dan megambilnya. Salah satu negara yang ikut datang ke Indonesia demi rempah-rempah adalah Belanda setelah mereka mendengar keberhasilan Spanyol dan Portugis dalam menemukan daerah penghasil rempah.

Mulai dari sinilah sejarah lahirnya VOC, latar belakang, tujuan, serta kebijakannya akan dibahas. Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) atau Perusahaan Hindia Timur Belanda didirikan pada 20 Maret 1602. VOC sendiri merupakan persekutuan dagang asal Belanda yang menginginkan monopoli untuk aktivitas perdagangan di Asia.

Kala itu, VOC kerap disebut negara dalam negara. Sebab, persekutuan badan dagang ini memiliki hak-hak istimewa seperti adanya tentara, dapat bernegosiasi dengan negara lain hingga berujung pada peperangan.

Untuk latar belakangnya sejarah VOC adalah, ketika van Neck kembali ke negaranya dan berhasil meraup keuntungan sebanyak 400 persen dari penjualan rempah-rempahnya. Karena inilah banyak orang Belanda yang tertarik untuk datang ke Nusantara.

Di Indonesia, VOC terkenal dengan nama Kompeni atau tentara Belanda. Karena, saat itu VOC kerap melakukan penindasan dan pemerasan terhadap rakyat Indonesia. Nasib VOC tak berujung lama karena bangkrut dan seluruh posesinya di Indonesia kemudian dinasionalisasi.

Persaingan yang terjadi antara sesama pedagang Belanda rupanya dapat merugikan Kerajaan Belanda. Melihat hal ini, Pemerintah Belanda menyarankan untuk membuat kerjasama antar pedagang Belanda guna membentuk perusahaan dagang yang lebih besar.

Usulan tersebutlah yang pada akhirnya melahirkan Vereenigde Oost Indische Compagnie (VOC) atau bisa disebut Perserikatan Maskapai Perdagangan Hinda Timur pada 20 Maret 1602.

Ada enam wilayah Belanda yang memiliki perwakilan dalam VOC, setiap perwakilannya disebut sbeagai direktur. Pada saat itu, jumlah direktur VOC mencapai 17 orang dan diberi julukan “Dewan Tujuh Belas” atau de Heeren XVII. Kemudian ditetapkan bahwa VOC bermarkas di Amsterdam.

Tujuan didirikannya VOC yakni  Untuk menghindari adanya persaingan yang tidak sehat antara sesama pedagang Belanda.

Untuk memperkuat kedudukan Belanda dalam menghadapi persaingan dagang dengan para pedagang dari negara lain.

Dalam perjalanannya VOC berkembang pesat dari tahun ke tahun. Hingga pada masa kepemimpinan Jan Pieterszoon Coen (J.P. Coen), VOC berhasil menguasai rempah-rempah di berbagai wilayah Nusantara. Tak heran jika J.P. Coen dianggap sebagai peletak dasar penjajahan VOC terhadap rakyat Indonesia.

Itulah sejarah lahirnya VOC, latar belakang, tujuan, serta kebijakannya.

(RIN)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini