Share

Sejarah Lomba Makan Kerupuk, Ada Kisah Perjuangan Masa Depan!

Asthesia Dhea Cantika, MNC Portal · Selasa 09 Agustus 2022 11:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 09 624 2644533 sejarah-lomba-makan-kerupuk-ada-kisah-perjuangan-masa-depan-QiDE4naVFm.jpg Ilustrasi Lomba Makan Kerupuk (Foto:Okezone)

JAKARTA- Sejarah lomba makan kerupuk, ada kisah perjuangan masa depan!. Makan kerupuk memang menjadi salah satu perlombaan yang wajib diikuti oleh berbagai kalangan mulai dari anak kecil hingga orang dewasa di setiap hari kemerdekaan atau  17 Agustus

Kerupuk adalah salah satu makanan pelengkap andalan bangsa Indonesia sejak 1930-1940-an. Kala itu, krisis ekonomi tengah terjadi sehingga membuat harga kebutuhan pangan melonjak tinggi dan tidak bisa dijangkau oleh masyarakat menengah ke bawah. Alhasil, kerupuk menjadi penyambung hidup sebab harganya yang terjangkau.

Sejarah lomba makan kerupuk, ada kisah perjuangan masa depan ini menjadi salah satu menu utama yang dikonsumsi masyarakat Indonesia. Pada masa penjajahan, sangat sulit untuk mendapatkan makanan yang enak seperti olahan daging dan sebagainya.

Masyarakat Indonesia pada saat itu hanya mampu menyediakan nasi dan kerupuk sebagai menu makanan pokok mereka. Selain untuk memeringati jasa-jasa para pahlawan, lomba makan kerupuk juga mengajarkan kita untuk bersyukur serta semangat pantang menyerah. Soal lomba makan kerupuk dengan perjuangan para pahlawan untuk mencapai Indonesia merdeka, menurut pakar kuliner Indonesia, William Wongso bisa dikaitkan dan bisa diambil semangatnya untuk kehidupan sehari-hari.

Pada masa 1950-an diketahui mulai bermunculan lomba-lomba untuk memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia, salah satu lombanya makan kerupuk. Perlombaan itu diadakan untuk menghibur rakyat setelah masa penjajahan berakhir. Sebab, pada masa itu, kondisi politik dan keamanan negara sudah mulai kondusif.

Sementara, pada 1945 hingga 1950-an diketahui masih banyak perlawanan yang mengharuskan rakyat Indonesia mempertahankan kemerdekaannya. Sehingga saat itu, masyarakat tak sempat merayakan kemerdekaan Indonesia dengan beraneka macam perlombaan dan perayaan meriah.

Selain untuk menghibur rakyat usai masa penjajahan berakhir, lomba makan kerupuk juga bertujuan untuk mengingatkan masyarakat Indonesia bahwa saat penjajahan kondisinya memprihatinkan dan sulit.

Cara kerja perlombaan ini biasanya kerupuk akan diikat dengan tali rafia pada sebuah tongkat kayu. Sebelumnya, tali akan disesuaikan dengan tinggi peserta, sehingga mereka tidak kesulitan saat menggigit kudapan tersebut. Jenis kerupuk yang digunakan pun adalah kerupuk putih.

Kerupuk ini terbuat dari adonan tepung tapioka yang dicampurkan dengan beberapa bumbu untuk menambah cita rasanya. Adonan tersebut lalu dikukus hingga matang, kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari sebelum digoreng.

Para peserta nantinya akan berlomba untuk memakan kerupuk masing-maging hingga tak bersisa. Tantangan dari lomba tradisional ini adalah peserta tidak diperkenankan menggunakan saat sedang memakan kerupuk. Mereka hanya diperbolehkan menggunakan mulut untuk menggigit kerupuk.

Demikian sejarah lomba makan kerupuk yang diketahui ada masa sulit tentang kisa perjuangan masa depan Indonesia.

(RIN)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini