Sejarah lomba makan kerupuk, ada kisah perjuangan masa depan ini menjadi salah satu menu utama yang dikonsumsi masyarakat Indonesia. Pada masa penjajahan, sangat sulit untuk mendapatkan makanan yang enak seperti olahan daging dan sebagainya.
Masyarakat Indonesia pada saat itu hanya mampu menyediakan nasi dan kerupuk sebagai menu makanan pokok mereka. Selain untuk memeringati jasa-jasa para pahlawan, lomba makan kerupuk juga mengajarkan kita untuk bersyukur serta semangat pantang menyerah. Soal lomba makan kerupuk dengan perjuangan para pahlawan untuk mencapai Indonesia merdeka, menurut pakar kuliner Indonesia, William Wongso bisa dikaitkan dan bisa diambil semangatnya untuk kehidupan sehari-hari.
Pada masa 1950-an diketahui mulai bermunculan lomba-lomba untuk memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia, salah satu lombanya makan kerupuk. Perlombaan itu diadakan untuk menghibur rakyat setelah masa penjajahan berakhir. Sebab, pada masa itu, kondisi politik dan keamanan negara sudah mulai kondusif.
Sementara, pada 1945 hingga 1950-an diketahui masih banyak perlawanan yang mengharuskan rakyat Indonesia mempertahankan kemerdekaannya. Sehingga saat itu, masyarakat tak sempat merayakan kemerdekaan Indonesia dengan beraneka macam perlombaan dan perayaan meriah.