Share

Apa Perbedaan Sistem Atmosfer Bumi dengan Rumah Kaca? Simak Penjelasannya

Destriana Indria Pamungkas, MNC Portal · Sabtu 23 Juli 2022 07:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 22 624 2634650 apa-perbedaan-sistem-atmosfer-bumi-dengan-rumah-kaca-simak-penjelasannya-aId2fCC5Af.jpg Ilustrasi/Unsplash

JAKARTA - Perbedaan sistem atmosfer bumi dengan rumah kaca akan dibahas pada artikel kali ini. Sistem kerja atmosfer bumi dengan rumah kaca yang digunakan dalam industri pertanian cukup mirip.

Keduanya sama-sama berfungsi sebagai pelindung. Jika atmosfer bertugas untuk melindungi bumi, rumah kaca bertugas untuk melindungi tanaman yang ada di dalamnya.

Pada intinya, kedua sistem ini bertujuan untuk menjaga suhu di dalamnya agar tetap stabil.

Meski demikian, kedua sistem ini memiliki perbedaan loh. Nah, berikut perbedaan sistem atmosfer bumi dengan rumah kaca.

Perbedaan Sistem Atmosfer Bumi dengan Rumah Kaca


Atmosfer Bumi

Dikutip Okezone dari buku Ilmu Pengetahuan Alam kelas VII, atmosfer yang dimiliki oleh bumi merupakan sebuah lapisan uap yang menyelimuti seluruh permukaan bumi.

Lapisan ini terbentuk dari berbagai campuran gas. Dua penyusun terbesarnya adalah gas nitrogen sebanyak 78% dan oksigen sebesar 21%. Sisanya adalah argon, karbon dioksida, dan lain-lain.

Atmosfer bumi juga memiliki ozon. Peran ozon tentu sangat penting bagi kelangsungan hidup organisme yang ada di dalam bumi.

Karena ozon bertugas untuk melindungi bumi dari sinar radiasi matahari.

Selain ozon, bumi juga memiliki enam lapisan lain. Yaitu troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, ionosfer dan eksosfer.

Lapisan-lapisan tersebut memiliki tinggi, suhu, tekanan, serta fungsi yang berbeda-beda.

Cara kerja sistem atmosfer bumi adalah dengan menyerap dan memantulkan panas dari pancaran sinar matahari.

Tujuannya adalah agar sinar UV matahari tidak langsung menembus ke bumi dan panas yang dihasilkan bisa terpantul kembali, serta menjaga udara yang ada di bumi supaya tidak bocor ke angkasa.

Nantinya, sebagian panas yang tersimpan akan dilepaskan kembali pada malam hari.

Dengan cara ini suhu udara yang ada di bumi bisa menjadi lebih stabil.

Rumah Kaca

Rumah kaca atau green house merupakan sebuah rumah atau bangunan kecil yang terbuat dari kaca atau plastik yang ditujukan untuk budidaya tanaman dan tumbuh-tumbuhan.

Fungsinya adalah untuk melindungi tanaman dari suhu yang tidak stabil, hama, dan juga badai debu.

Prinsip kerjanya sama seperti sistem atmosfer pada bumi.

Kaca atau plastik yang digunakan untuk melindungi tanaman berfungsi sebagai pelindung dari sinar matahari.

Panas yang masuk ke dalam rumah kaca tidak bisa dipantulkan, namun diserap lalu disimpan dan ditahan agar tidak keluar.

Jadi perbedaan antara kedua sistem tersebut adalah tidak adanya sistem penangkal sinar uv matahari pada rumah kaca.

Bukan hanya itu saja, panas yang diteruskan dalam rumah kaca akan tetap disimpan, sedangkan pada sistem atmosfer bumi akan dilepaskan kembali.

Demikian penjelasan mengenai Perbedaan Sistem Atmosfer Bumi dengan Rumah Kaca.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini