GUNUNGKIDUL - Karena selalu tidak dapatkan murid, SD Kanisius di Padukuhan Trengguno, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Ponjong, Gunungkidul ditutup oleh yayasan.
Hal ini dilakukan karena sejak tiga tahun terakhir tidak mendapatkan murid. Bahkan muridnya yang tersisa kini pun bisa dihitung jari.
Suasana di SD Kanisius ini terlihat tidak seperti sekolah pada umumnya, tak ada riuh tawa canda anak-anak.
Menurut Kepala SD Kanisius Trengguno, Agnes Rinawati, sudah cukup lama tidak mendapatkan murid baru.
Sekolah yang berdiri sejak tahun 1973 ini pun terpaksa ditutup oleh yayasan karena setiap tahun hanya menerima sedikit murid saja.
Sebelum ditutup, sekolah ini sejak tahun ajaran 2015/2016 jumlah murid kelas 1 hanya 9, kemudian tahun berikutnya 2016/2017 hanya 6 siswa yang masuk.
Di tahun 2017/2018, murid kelas 1 hanya 7 siswa dan 2018/2019 hanya 6 siswa, sementara di tahun 2019/2022 hanya 2 orang siswa saja.
Agnes menambahkan dirinya sebagai ASN ditugaskan ke sekolah ini sejak tahun 1991 lalu, saat itu sekolah masih menerima puluhan siswa setiap tahun ajaran baru.
Meski sekolah yayasan Katolik, namun saat itu yang bersekolah dari berbagai agama yang ada di kelurahan tersebut, bahkan siswa beragama Katolik tida banyak yang bersekolah di sana.
Namun, seiring berjalannya waktu, jumlah siswa pun makin menurun.
Suasan sekolah yang asri dan bangunan tembok yang masih kokoh dan satu ruang guru yang dibangun tahun 2020 akan segera ditinggalkan.
Saat ini SD Kanisius Trengguno hanya memiliki 11 orang murid untuk kelas 4 dan 5, serta kelas 6 ada 3 orang.
Ia mengaku dirinya pun juga ikut mngajar kelas 5, adapun guru ASN ada 2 yang akan dipindah ke sekolah negeri, untuk yang 1 orang statusnya guru yayasan akan ditarik atau pindah sekolah Yayasan Kanisius lainnya.
"Terakhir (menerima siswa) itu dua, terus karena sedikit yayasan memutuskan untuk tidak menerima (siswa lagi)," jelas Agnes Rinawati, Kepala SD Kanisius Trengguno.
Pihak sekolah menduga sepinya minat siswa baru ini disebabkan karena semakin banyaknya keluarga yang melakukan Program KB yang membuat anak usia sekolah SD semakin berkurang.
Serta para orangtua murid yang memilih untuk menyekolahkan anaknya ke SD Negeri yang memang sudah banyak di sekitar tempat tinggal.
(Natalia Bulan)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik