Share

Cerita Aufa Mahasiswi UNY yang Kenalkan Pempek di Jerman, dari Coba-Coba Jadi Bisnis

Erfan Erlin, iNews · Selasa 12 Juli 2022 11:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 12 65 2628000 cerita-aufa-mahasiswi-uny-yang-kenalkan-pempek-di-jerman-dari-coba-coba-jadi-bisnis-jSsB4dMxw8.jpg Anysaufha Putri Kinanti, mahasiswa UNY yang kenalkan Pempek di Jerman/Erfan E

Saat itu, pilihannya jatuh pada Pempek Bangik karena membuka pengiriman ke manapun termasuk ke Jerman.

Namun demikian, ia harus berpikir sekian kali mengingat ongkos kirim yang begitu besar untuk sampai ke Jerman.

"Kalau hanya memesan tiga sampai lima paket pempek, ongkos kirimnya ke Jerman mahal," kata dia.

Dan untuk mengurangi biaya ongkos kirim maka yang dilakukan adalah dengan memesan dalam jumlah yang panjang.

Untuk pengiriman ke Jerman, digunakan jasa titip bagasi pada orang Indonesia yang hendak berangkat ke Jerman dan membuka jasa titip bagasi.

Aufa kemudian memesan 20 paket yang terdiri dari pempek dan otak-otak ikan tenggiri.

Saat itu, ia hanya coba-coba menjual makanan tersebut ke rekan yang ia kenal di Jerman.

Dan tidak ada harapan lebih kecuali untuk menutup ongkos kirim.

"Awalnya tidak ada harapan lebih atas rencana untuk berdagang pempek di Jerman. Dan ternyata di luar dugaan, 20 paket pempek dan otak-otak habis terjual, tidak sampai satu pekan,"tambahnya.

Antusiasme akan pempek sangat tinggi, yang diperkirakan menjadi bentuk rasa rindu perantau Indonesia yang sedang di Jerman.

Pesananpun terus mengalir ke mejanya dari teman sesama warga Indonesia ataupun dari negara lain.

Akhirnya, Aufa memesan kembali pempek dari UMKM yang sama. Hingga kini sudah hampir 60 paket pempek terjual.

Pembeli tidak hanya dari orang Indonesia yang sedang merantau di Jerman namun juga ada salah satu negara lain.

"Pembeli saya ada yang dari Austria. Berapa pun ongkos kirim dari Jerman ke Austria akan dibayarnya [si pelanggan] demi merasakan nikmatnya makanan Pempek, yang dibuat langsung dari Indonesia," ungkapnya.

Usut punya usut, ternyata pelanggan Austria ini pernah ke Indonesia dan sangat menyukai kuliner nusantara termasuk Pempek.

Menurut pelanggan orang Austria tersebut, Pempek memiliki cita rasa kuliner sangat luar biasa.

Aufa mengaku tidak pernah membayangkan bisa mempraktikkan ilmu yang ia gali di perkuliahan, ternyata ke Jerman adalah satu di antara beberapa cita-cita Aufa. Dia pernah menulis impian di buku harian saat SMA dulu.

"Saya menulis keinginan belajar atau pergi ke Jerman," katanya.

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini