Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kalor yang Diterima Sebuah Benda Dari Lingkungan Sekitarnya

Cita Zenitha , Jurnalis-Selasa, 12 Juli 2022 |07:14 WIB
Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kalor yang Diterima Sebuah Benda Dari Lingkungan Sekitarnya
Faktor yang berpengaruh terhadap kalor yang diterima sebuah benda dari lingkungan sekitarnya/Ilustrasi/Unsplash
A
A
A

JAKARTA - Ulasan terkait faktor yang berpengaruh terhadap kalor yang diterima sebuah benda dari lingkungan sekitarnya akan menjadi tema khusus ini.

Dengan mengetahui konsepnya kita bisa menganalisis cara perpindahan kalor.

Saat duduk di dekat api unggun tubuh kita tentu akan terasa hangat. Rasa hangat dari api unggun ini terjadi karena adanya perpindahan panas dari api ke tubuh kita.

Perpindahan panas atau kalor seperti ini disebut sebagai radiasi.

Kalor sebagai suatu sumber energi yang dilepaskan dapat mengubah suhu suatu menjadi naik atau turun. Ada tiga faktor yang mempengaruhi untuk mengetahui besaran kalor yang diterima suatu benda yaitu massa zat, kalor jenis dan perubahan suhu.Untuk mendeteksi besaran kalor yang diterima suatu benda atau zat memerlukan termometer sebagai alat untuk mengukur.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kalor supaya suatu benda dapat menerimanya.

Berikut adalah penjelasan terkait faktor yang berpengaruh terhadap kalor yang diterima sebuah benda dari lingkungannya.

Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kalor yang Diterima Sebuah Benda Dari Lingkungan Sekitarnya

Jika melihat dari jenisnya kalor terdiri dari lima jenis kalor yaitu kalor pembentukan, kalor penguraian, kalor pembakaran, kalor netralisasi dan kalor pelarut.

Pertama, kalor pembentukan adalah suatu Kalor pembentukan adalah kalor yang dapat dibentuk oleh satu mol senyawa dengan unsur tersebut.

Misalnya unsur C12, Br2, O2 dan h2. Kalor penguraian adalah kalor yang dapat menguraikan 1 mol suatu senyawa dengan unsur lain.

Kemudian, kalor pembakaran adalah panas yang dihasilkan ketika suatu elemen terbakar.

Panas netralisasi diperlukan untuk menghasilkan 1 mol H2O dari reaksi asam-basa.

Terakhir, kalor pelarutan adalah kalor yang diperlukan untuk melarutkan satu mol zat.

Dari kelima jenis kalor tersebut ternyata ada faktor yang mempengaruhi supaya setiap kalor dapat diterima benda dari lingkungannya.

Faktor yang berpengaruh terhadap kalor yang diterima sebuah benda meliputi sumber kalor, warna objek, permukaan benda dan efisiensi materi.

Semakin besar sumber kalor atau sumber panas benda, semakin banyak kalor yang diterimanya.

Faktor lain yang mempengaruhi lainnya yaitu warna objek, warna objek yang semakin gelap akan lebih mudah untuk menerima kalor.

Lalu, permukaan benda yang semakin besar maka kalor yang diterima juga semakin besar.

Terakhir efisiensi materi, benda yang memiliki kalor jenis besar akan menerima kalor semakin banyak pula.

Itulah jawaban mengenai faktor yang berpengaruh terhadap kalor yang diterima sebuah benda dari lingkungan sekitarnya.

(Natalia Bulan)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement