Share

5 Fakta Mahasiswa Medis di Inggris akan Belajar dengan Pasien Hologram Tahun Depan

Natalia Bulan, Okezone · Jum'at 01 Juli 2022 14:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 01 65 2621834 5-fakta-mahasiswa-medis-di-inggris-akan-belajar-dengan-pasien-hologram-tahun-depan-SKpotryRKz.jpg Mahasiswa di Inggris akan belajar dengan bantunan pasien hologram/Business Wire

JAKARTA - Berikut ni adalah 5 fakta mahasiswa medis di Inggris akan belajar dengan pasien hologram tahun depan.

Cambridge Univeristy, Inggris akan melakukan terobosan besar di tahun 2023.

Disebutkan bahwa mahasiswa jurusan medis di perguruan tinggi tersebut akan mendapakan pelatihan dengan pasien berwujud hologram.

Simak fakta-fakta yang dihimpun Okezone selengkapnya di sini!

1. Skenario simulasi Mixed Reality

Dikutip dari VOA Indonesia, teknologi yang akan dicanangkan ini memungkinkan mahasiswa untuk belajar dalam skenario simulasi yang sangat realistis disebut Mixed Reality.

Berbeda dengan Virtual Reality (VR) yang sepenuhnya menggantikan lingkungan pengguna dengan elemen virtual, solusi ini menambahkan elemen virtual ke lingkungan nyata.

Nantinya, mahasiswa akan menggunakan headset yang disebut HoloLens untuk masuk ke dalam simulasinya.

2. Masih dalam tahap pengembangan

Diketahui, teknologi ini masih dikembangkan di Cambridge University Hospitals (CHU), namun piranti lunaknya akan dirilis pada tahun ini.

Diketahui, CHU bermitra dengan Cambrigde University dan perusahaan teknologi yang berbasis di Los Angeles, GigXR dalam mengembangkannya.

3. Sudah diuji coba selama 5 bulan dan fiturnya akan ditambah

Sekelompok mahasiswa tingkat doktoral telah menguji coba teknologi ini selama lima bulan terakhir.

Menurut rencana, akan lebih banyak fitur yang dihadirkan di dalam versi yang lebih baru.

4. Kemungkinan gagal tangani pasien lebih aman dengan teknologi ini

Doktor Jonathan Martin, dari Cambridge University Hospitals, adalah salah seorang yang memimpin pengembangan simulasi itu.

"Simulasi ini memungkinkan mahasiswa mengalami kegagalan di lingkungan yang aman dan merasa aman jika mengalami kegagalan. Tentu saja, itu bukan sesuatu yang ingin kami lakukan dengan pasien sungguhan," jelasnya.

"Jadi, lingkungan simulasi memungkinkan mahasiswa untuk mengambil pelajaran berikutnya. langkah-langkah dalam pembelajaran mereka, di mana mereka memiliki lingkungan yang semakin nyata di sekitar mereka untuk mempraktikkan keterampilan dan teknik yang mereka perlukan ketika mereka berhadapan dengan pasien yang sebenarnya," tambahnya.

5. Baru tersedia satu modul

Untuk saat ini, baru satu modul tersedia. Modul ini berfokus pada kondisi pernapasan.

Mahasiswa medis bisa belajar mendeteksi dan mengatasi berbagai gangguan seperti asma, anafilaksis, emboli paru dan pneumonia.

Dalam jangka panjang, semakin banyak modul akan dibuat, dan serangkaian skenario akan tersedia.

Setiap modul akan memiliki tingkat kerumitan yang berbeda, mulai dari mode yang hanya dapat melihat, mode dengan keputusan terbantu, hingga mode ahli.

Cambridge University juga akan melakukan penelitian untuk mengevaluasi dampak proyek ini baik pada mahasiswa maupun pasien.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini