Share

Tips Anti Stres Menjelang Ujian Dengan Eisenhower Matrix

Tim Okezone, Okezone · Rabu 15 Juni 2022 15:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 15 624 2612076 tips-anti-stres-menjelang-ujian-dengan-eisenhower-matrix-Op3nzOlZFJ.jpg Ilustrasi/Pixabay

JAKARTA - Sistem Kesbut Semalam (SKS) adalah salah satu metode belajar yang sering terjadi dan dilakukan oleh para pelajar ketika menjelang ujian.

Apakah kamu salah satunya? Mungkin sebagian dari kamu akan menjawab bahwa itu terjadi karena kamu tidak mempunyai cukup waktu untuk belajar hingga akhirnya melakukan SKS.

Padahal sistem itu bisa saja membuatmu semakin stres saat menjelang ujian.

Memang ada banyak kegiatan atau pelajaran lain yang perlu kamu perhatikan.

Namun, bukan berarti kamu sama sekali tidak bisa mempersiapkan ujian jauh-jauh hari.

Ada beberapa hal yang membuatmu merasa selalu kekurangan waktu.

Pertama mungkin karena kamu belum mengenal gaya belajar yang sesuai untukmu sehingga sekeras apapun kamu belajar, kamu tetap merasa belum siap untuk ujian.

Atau bisa jadi kamu memang terbiasa untuk melakukan prokrastinasi karena kamu belum memiliki time management yang baik.

Ditambah lagi kamu adalah tipe orang yang sulit untuk meminta tolong ataupun mengatakan tidak, sehingga kamu makin kesulitan untuk menentukan prioritasmu.

Simak tips jika penyebab stres ujianmu adalah time management yang kurang baik. Yaitu dengan menggunakan Eishenhower Matrix. Simak terus artikelnya ya!

Apa Itu Eisenhower Matrix?

Eisenhower Matrix, atau sering juga disebut “Urgent-Important Matrix”, adalah sebuah bagan yang dapat membantumu memilah tugas mana saja yang mendesak untuk segera dilakukan, mana tugas yang penting dan mana tugas yang tidak terlalu mendesak dan tidak terlalu penting.

Metode ini diciptakan oleh seorang komandan tentara yang kemudian menjadi presiden Amerika Serikat bernama Dwight D. Eisenhower.

Pekerjaan yang menuntutnya untuk selalu fokus dan membuat banyak keputusan-keputusan penting, membuatnya menciptakan metode ini agar ia tahu mana tugas yang dapat ia prioritaskan.

Dalam metode ini, kamu perlu membedakan 4 jenis tugas yaitu :

1. Tugas penting dan mendesak

2. Tugas penting namun tidak mendesak

3. Tugas tidak penting namun mendesak

4. Tugas tidak penting dan tidak mendesak

Agar kamu tidak salah menentukan jenis tugas yang sedang kamu hadapi, kamu perlu paham dulu apa itu penting dan apa itu mendesak.

- Mendesak (urgent) : tugas yang harus dikerjakan sekarang juga dan tidak dapat ditunda lagi karena ada konsekuensi yang merugikan jika tidak segera diselesaikan.

Biasanya bisa menimbulkan stres jika tidak dikerjakan.

Contohnya mengumpulkan tugas tepat waktu, karena jika tidak maka kamu tidak akan mendapatkan nilai.

- Penting (important) : tugas yang membutuhkan persiapan dan merupakan tujuan jangka panjang.

Biasanya setiap orang akan memiliki persepsi mengenai hal penting yang berbeda-beda.

Contohnya kamu merasa lebih penting mempersiapkan diri untuk ujian matematika, tetapi temanmu merasa lebih penting belajar untuk ujian Bahasa Indonesia.

 

Cara Menerapkan Eisenhower Matrix

Setelah mengetahui apa itu penting dan apa itu mendesak, kita akan mulai membuat bagan Eisenhower Matrix untuk membantumu memvisualisasikan tugas apa yang perlu kamu kerjakan terlebih dahulu.

Ada 4 bagian dalam bagan Eisenhower Matrix yang dapat kamu isi sesuai dengan jenis tugasmu.

1. Lakukan / Do It (Tugas Penting dan Mendesak)

Tuliskan tugas-tugasmu yang sudah mendekati deadline.

Bagan ini biasanya fokus pada adanya masalah yang perlu kamu selesaikan sehingga bisa menimbulkan stres.

Seperti pr atau tugas kuliah yang harus kamu kumpulkan malam ini juga.

Kamu perlu menyelesaikan tugas-tugas pada bagan ini terlebih dahulu sebelum mengerjakan yang lain.

2. Jadwalkan / Schedule It (Tugas Penting namun Tidak Mendesak)

Tuliskan tugasmu yang belum mendekati deadline atau hal-hal yang perlu kamu lakukan untuk membantu dirimu berkembang.

Biasanya tugas-tugas pada bagan ini lebih membutuhkan effort untukmu memulai seperti, mulai belajar persiapan ujian yang masih sebulan lagi atau memulai kebiasanmu untuk rutin berolahraga agar lebih sehat.

Kamu dapat menjadwalkan kapan akan mulai mengerjakannya sedikit demi sedikit.

Pada bagan ini, kamu lebih fokus pada peluang dan pertumbuhan diri dibandingkan masalah.

Jika kamu dapat melakukan manajemen waktu yang baik pada bagan ini, maka kamu dapat meminimalisir munculnya banyak tugas di bagan pertama (Do It).

 

3. Delegasikan / Delegate It (Tugas Tidak Penting namun Mendesak)

Tugas-tugas pada bagan ini biasanya menjadi mendesak karena ada tuntutan dari orang lain.

Misalnya kamu mendapat undangan menghadiri pertemuan himpunan / organisasi atau bahkan ada temanmu yang ingin segera meminjam catatanmu karena tugasnya belum selesai.

Untuk mengatasinya, kamu dapat mendelegasikan orang lain untuk dapat hadir, bernegosiasi untuk mengganti jadwal atau bahkan menolaknya.

Tugas-tugas pada bagan ini biasanya yang membuatmu mengalami ‘Mere Urgency Effect’.

4. Abaikan / Delete It (Tugas Tidak Penting dan Tidak Mendesak)

Di sini kamu dapat menuliskan kegiatan yang dapat membuang waktu namun sering sekali dilakukan.

Misalnya scrolling sosial media, menonton drama series hingga berjam-jam.

Biasanya ‘reward’ untuk diri sendiri sering menjadi alasan kegiatan dalam bagan ini masih sering dilakukan.

Tidak ada yang salah dengan bersenang-senang, namun kamu harus tetap ingat tugas dan kewajibanmu lainnya sehingga dapat menyeimbangkan waktu untuk belajar dan bermain.

Menggunakan Eisenhower Matrix adalah salah satu tips yang bisa kamu lakukan jika kamu sering kesulitan mengatur waktu hingga menimbulkan stres. Kamu juga bisa menonton video ini jika kamu memiliki kebiasan menunda-nunda alias prokrastinasi, kamu perlu banget nonton!

Jika setelah mencoba tips ini kamu masih terus mengalami stres, kamu bisa menceritakannya ke mentor-mentor di satupersen. Mereka akan membantumu mengatasi stres yang kamu alami. Kamu bisa langsung menghubungi mentor di sini

Semoga tips di artikel ini bisa membantumu mengatasi stres menjelang ujian dan dapat kamu gunakan terus agar manajemen waktumu semakin baik.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini