Share

Menko PMK Dorong Kampus Swasta Turut Berkontribusi Bangun SDM Menuju Indonesia Emas 2045

Binti Mufarida, Sindonews · Rabu 08 Juni 2022 11:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 08 65 2607683 menko-pmk-dorong-kampus-swasta-turut-berkontribusi-bangun-sdm-menuju-indonesia-emas-2045-FfoQJX7gq9.jpg Menko PMK Muhadjir Effendy/MPI

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mendorong Perguruan Tinggi Swasta (PTS) untuk turut berkontribusi nyata bagi pembangunan SDM Indonesia dalam menyongsong Era Indonesia Emas 2045.

“Kita harus tunjukkan bahwa PTS juga ikut berkontribusi dan berperan aktif dalam pembangunan SDM Indonesia. PTS harus visioner, ulet dan inovatif agar mampu menghasilkan lulusan sarjana yang memenuhi kebutuhan dan menguasai teknologi,” kata Muhadjir dikutip dari keterangan resminya, Rabu (8/6/2022).

Menurutnya, fokus pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) periode kedua ini diarahkan pada pembangunan SDM Indonesia yang unggul.

Yaitu manusia Indonesia yang profesional, produktif, inovatif, mampu bersaing, dan berkepribadian Indonesia.

Namun saat ini, pembangunan SDM Indonesia menghadapi tantang berat.

Menurut data BPS Februari 2021, hampir 90% angkatan kerja di Indonesia berpendidikan setingkat SLTA ke bawah.

Pada 15-25 tahun mendatang, postur angkatan kerja di Indonesia akan banyak bergeser. Posisi mereka yang berpendidikan rendah akan digeser oleh generasi di bawahnya.

“Maka dari itu kita harus berikan pendidikan yang terbaik untuk generasi masa depan. Karena pendidikan tinggi berperan sangat penting dalam Pembangunan SDM berkualitas,” kata Menko PMK.

Lanjut Menko PMK, Jenjang Pendidikan tinggi juga memiliki persoalan besar, yaitu terbatasnya akses.

Pada tahun 2021 lalu, Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Tinggi baru mencapai 31,18%. Kapasitas perguruan tinggi secara keseluruhan hanya bisa menampung sekitar setengah lulusan lulusan SMA dan yang sederajat yang berjumlah sekitar 3,8 juta orang setiap tahun.

“Kita berharap dapat meningkatkan APK PT menjadi 50% di tahun 2035 nanti. Dan itu membutuhkan tambahan kapasitas sekitar 5,2 juta dibandingkan daya tampung mahasiswa di tahun 2019,” jelasnya.

Menciptakan SDM berkualitas menurut Muhadjir tentu juga tidak hanya melalui penambahan daya tampung untuk meningkatkan APK PT.

“Pada saat yang sama, Pemerintah juga terus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran agar menghasilkan lulusan yang siap bekerja atau mampu menjadi wirausahawan,” tambahnya.

Terakhir, Menko PMK menekankan bahwa Indonesia tengah menghadapi globalisasi dan tak ada pilihan kecuali meningkatkan human capital competitiveness.

“Bangsa yang akan survive, menang dan sukses dalam era seperti ini adalah bangsa yang berpengetahuan dan berketerampilan, memiliki knowledge and skills serta yang berkarakter kuat,” paparnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini