Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rieke Diah Pitaloka 'Si Oneng' Raih Gelar Doktor dari UI dengan Predikat Cum Laude

Natalia Bulan , Jurnalis-Sabtu, 28 Mei 2022 |12:47 WIB
Rieke Diah Pitaloka 'Si Oneng' Raih Gelar Doktor dari UI dengan Predikat Cum Laude
Rieke Diah Pitaloka raih gelar doktor dari FISIP UI/Dok. Humas UI
A
A
A

JAKARTA - Rieke Diah Pitaloka atau sosok yang terkenal dengan perannya bernama Oneng di sitkom Bajaj Bajuri meraih gelar Doktor dari FISIP Universitas Indonesia (UI) beberapa waktu yang lalu.

Mengutip dari laman resmi UI, promosi doktor Departemen Ilmu Komunikasi tersebut digelar di Auditorium Juwono Sudarsono pada Rabu (25/5/2022).

Artis sekaligus politikus ini berhasil menyelesaikan kuliah S3 dari Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UI dengan mempertahankan disertasinya berjudul 'Kebijakan Rekolonialisasi: Kekerasan Simbolik Negara Melalui Pendataan Perdesaan" di hadapan para juri.

Sidang Promosi Doktoral Rieke dipimpin langsung oleh Dekan FISIP UI, Dr. Semiaro Aji Purwanto, Promotor doktoral Dr. Hendriyani dengan Kopromotr Dr. Eriyanto dan Dr. Haryatkomo.

Dewan Penguji, Yanuar Nugroho, Ph.D, Dr. Sofyan Sjaf, Dr. Arie Sujito, dan Endah Triasturi, Ph.D.

Disertasi Rieke adalah deskripsi, analisis, dan interpretasi atas data dan pendataan perdesaan pasca lahirnya UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Rieke mengusulkan tujuh penelitian saat ini. Pertama, mengungkap kualitas data perdesaan, berupa data birokrat dan data warga yang menjadi basis data kebijakan publik.

Kedua, mengungkap kekerasan simbolik pada pendataan perdesaan top down yang berpedoman pada norma yuridis melalui rekonstruksi genesis data birokrat.

Ketiga, mendeskripsikan afirmasi simbolik pada pendataan perdesaan bottom up yang berpedoman pada norma sosiologis melalui rekonstruksi genesis data warga.

Keempat, memetakan arena dan aktor pada pendataan perdesaan top down dan bottom up, serta relasinya dengan meta kapital perdesaan.

Kelima, mengungkap kekerasan simbolik pada pendataan perdesaan top down yang mereproduksi kebijakan rekolonialisasi.

Keenam, mendeskripsikan dan menganalisis afirmasi simbolik pada pendataan perdesaan bottom up memprouksi kebijakan afirmatif.

Ketujuh, menginterpretasikan kebijakan afirmatif sebagai implementasi amanat konstitusi untuk mencapai lima aspek kesejahteraan rakyat. Area studi Desa Sibandang, Desa Pantai Bakti, dan Desa Tegalallang.

Setelah selesai acara promosi doktor mengatakan;

"Saya juga sangat berterima kasih kepada Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UI. Pada jurusan komunikasi ini, saya benar-benar ditempa bahwa komunikasi itu bukan hanya tentang jurnalistik taoi saya sebagai politisi mendapat ilmu yang luar biasa bahwa kerja politik pun membutuhkan ilmu komunikasi yang tepat," ujarnya.

(Natalia Bulan)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement