Share

Cerita Peserta UTBK SBMPTN 2022 Gelombang Dua di UNJ, Terganggu dengan Sarung Tangan

Widya Michella, MNC Media · Sabtu 28 Mei 2022 13:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 28 624 2601736 cerita-peserta-utbk-sbmptn-2022-gelombang-dua-di-unj-terganggu-dengan-sarung-tangan-zXw4fce6Tt.jpg Suasana UTBK SBMPTN 2022 Gelombang 2 di UNJ/ Widya Michella

JAKARTA - Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK SBMPTN) 2022 gelombang kedua hari pertama di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) berjalan lancar hari ini.

Temuan menarik MNC Portal Indonesia di lapangan, ternyata peserta diwajibkan menggunakan sarung tangan pada saat ujian berlangsung.

Mereka sebelumnya diimbau untuk membawa sarung tangan berbahan latex, namun jika tidak membawa pihak penyelenggara akan menyediakan sarung tangan.

Namun karena banyak dari mereka tidak membawa sarung tangan, alhasil sarung tangan yang disediakan pihak UNJ berbahan plastik.

Sontak, bunyi sarung tangan plastik cukup terdengar hingga keluar kelas dan membuat suasana sedikit kurang kondusif.

Hal ini pun dikeluhkan oleh salah satu peserta asal Bekasi, Finka (17), yang mengatakan suara gesekan plastik menjadi dirinya tak dapat konsentrasi beberapa waktu.

"Sarung tangan plastik lumayan ganggu. Jadi gak kondusif, suaranya itu, pas ketik bunyi-bunyian gitu,"kata Finka saat ditemui MNC Portal Indonesia, Sabtu,(28/05/2022).

Berbeda halnya dengan, Matius, peserta asal SMA 5 Jakarta ini mengaku melepas sarung tangan dan lebih memilih menggunakan handsanitizer terlebih dahulu sebelum memegang fasilitas komputer.

"Sejauh ini cuma sarung tangan aja sih, tapi pas ngerjain gak diwajibin buat pake juga tapi dikasih dari pihak sana,"ujarnya.

Sementara itu, dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Kepala Satgas Covid-19, Ruliando Hasea Purba UNJ menyampaikan penggunaan sarung tangan memang menjadi salah satu SOP yang diberikan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

"Memang itu sebagai persyaratan, tapi kan mereka sudah diberikan handsanitizer. Sebenarnya diberikan persyaratan oleh LTMPT jadi kalau terganggu dan merasa sudah diberikan handsanitizer boleh juga engga pakai,"kata dia.

Ruliando menilai penggunaan sarung tangan plastik juga dirasa menganggu karena mengeluarkan bunyi. Hal ini pun akan menjadi bahan evaluasi untuk pihak UNJ.

"Pikiran saya juga terganggu,

Memang risikonya begitu, tadinya persyaratan nya pake yang latex kadang-kadang mereka engga bawa. Jadi yang kita sediakan yang plastik, mungkin jadi evaluasi karena menurut saya memang terganggu,"ujar dia.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini