JAKARTA - Universitas Gadjah Mada (UGM) merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik yang ada di Indonesia. Melansir laman resminya, UGM berhasil menduduki peringkat ke-2 sebagai universitas teratas di Tanah Air versi Webometrics tahun 2022.
Adapun indikator yang digunakan dalam penilaian ini adalah impact atau visibility, transparency, dan excellence. Satu aspek yang masih perlu diperbaiki dari UGM adalah indikator excellence yang tahun ini hanya memperoleh 40%.
Selain masuk dalam jajaran kampus terbaik di Indonesia, UGM termasuk salah satu kampus tertua. UGM didirikan pada 19 Desember 1949 dan menjadi saksi bisu perjuangan revolusi kemerdekaan Indonesia. UGM juga ditunjuk sebagai Balai Nasional Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan untuk para penyelenggara pendidikan di tingkat nasional.
Semula UGM bernama Universitas Negeri Gadjah Mada yang merupakan gabungan dari beberapa sekolah tinggi yang didirikan sebelumnya di kota-kota berbeda. Misalnya, Akademi Ilmu Politik, Sekolah Tinggi Teknik, dan Balai Perguruan Tinggi Gadjah Mada di Yogyakarta. Di Klaten ada Perguruan Tinggi Kedokteran Bagian Praklinis yang turut bergabung.
Sementara di Solo, ada Balai Pendidikan Ahli Hukum. Penggabungan dari sekolah tinggi ini dipatenkan dalam Peraturan Pemerintah No. 23 Tahun 1949 Tentang Peraturan Penggabungan Perguruan Tinggi Menjadi Universitas.
Nama Gadjah Mada sendiri memiliki arti penting karena diambil dari Mahapatih Gadjah Mada, seorang pemimpin di era Kerajaan Majapahit. Ia mempunyai kepribadian tangguh dan teladan, sehingga sanggup menyatukan Nusantara.
Saat awal pendiriannya, UGM hanya terdiri dari 6 fakultas, yakni Fakultas Hukum, Fakultas Kedokteran, Fakultas Pertanian, Fakultas Kedokteran Hewan, Fakultas Sastra dan Filsafat, serta Fakultas Teknik. Kegiatan belajar-mengajar dilakukan di ruangan yang ada di lingkungan Kraton Yogyakarta.
Pengembangan UGM baru dilakukan secara masif pada 1951 dengan membangun bangunan kampus di Bulaksumur. Sekitar tahun 1960-an, UGM sudah tergolong maju dengan memiliki beberapa fasilitas seperti pemancar radio dan rumah sakit, serta fasilitas-fasilitas lain yang mendukung kegiatan belajar para mahasiswa. Saat ini, UGM sudah mempunyai 18 fakultas dengan 1 sekolah pascasarjana dan 1 sekolah vokasi.
Banyak tokoh-tokoh penting Indonesia yang merupakan jebolan UGM. Satu di antaranya, Presiden Joko Widodo. Diketahui, Jokowi mempuh pendidikan sarjana di bidang kehutanan tahun 1985. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga lulusan UGM dari Fakultas Ekonomi tahun 1995.
*diolah dari berbagai sumber
Ajeng Wirachmi/Litbang MPI
(Widi Agustian)