Selain itu, melalui program beasiswa ini, SBM ITB memberikan kesempatan luas kepada masyarakat untuk kuliah di SBM ITB.
Penerima beasiswa akan dilibatkan dalam penulisan studi kasus, buku dan produk jurnalistik lain.
Seleksi penerima beasiswa akan dimulai pada awal Juni 2022 dan penerima beasiswa mulai kuliah pada Agustus 2022.
Seluruh jurnalis media massa di Indonesia, baik jurnalis media massa cetak, daring, dan elektronik dapat mengikuti seleksi beasiswa SBM ITB.
Nantinya, akan dipilih satu orang jurnalis sebagai penerima beasiswa.
"Pada tahun ini yang berbeda, penerima beasiswa bisa memilih berkuliah di program Business Leadership Executive atau Entrepreneurship MBA yang memberikan lebih banyak bobot tentang wirausaha," kata Nurlaela seperti dilansir dari laman resmi SBM ITB, Sabtu (21/5/2022).
Lebih lanjut, Nurlaela menuturkan, terdapat beberapa kriteria penilaian seleksi beasiswa, di antaranya pendaftar seleksi beasiswa berusia maksimal 45 tahun pada saat mendaftar dan memiliki prestasi akademik yang dibuktikan dari ijazah dan curriculum vitae.