SURABAYA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyapa dan mendekatkan diri dengan mahasiswa serta akademisi di Universitas Surabaya (Ubaya) dengan memberi kuliah umum kemarin sore.
Dalam kuliah umum bertemakan 'Dinamika Kebangsaan yang Bhineka, Teknologi, dan Geopolitik Dunia, Ganjar Pranowo mengingatkan pentingnya dunia literasi digital serta dunia digital di era saat ini di hadapan para mahasiswa serta civitas Akademi Ubaya.
Menurutnya, dunia digital saat ini dinilai membahayakan masa depan apabila tidak ada edukasi maupun pendampingan pada generasi penerus bangsa.
Pasalnya, ruang digital lebih banyak diisi berita-berita bohong atau hoaks.
"Artinya ada tantangan yang dihadapi mahasiswa, lingkungan eksternal berubah, geopolitik sekarang sedang berkecamuk, maka sebagai anak bangsa kita harus mampu membaca proyeksi dan mengantisipasi," ungkap Ganjar Pranowo kepada wartawan, Jumat (20/5/2022).
Menurutnya, dunia ilmu pengetahuan dituntut untuk bisa betul-betul mengidentifikasi hal tersebut dengan baik. Sehingga dari sisi keilmuan, penelitian, apa yang bisa diaplikasikan untuk bangsa ini maka itu nantinya bisa disampaikan.
Ganjar Pranowo juga menanggapi keresahan mahasiswa tentang kerasnya dunia digital mengingat adanya banyak kejadian perundungan atau kekerasan yang lainnya terjadi di media sosial selama ini.
"Ya literasi digital, kalau hari ini kita tidak mendampingi anak-anak kita, tidak mengedukasi soal literasi digital, ya sudah, ruang digital itu diisi oleh orang yang marah, orang yang bully, orang yang nge-hoax begitu ya, yang cukup membahayakan," jawabnya.
Tidak hanya memberi kulaih umum, dalam kesempatan tersebut Ganjar Pranowo juga menyapa mahasiswa dengan menghadiri kegiatan kerohanian yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Ubaya di Plaza Fakultas Bisnis dan Ekonomi.
(Natalia Bulan)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik