Share

Guru Besar Arkeologi UI Sebut Candi Sambimaya adalah Bukti Peradaban Kuno di Indramayu

Andrian Supendi, MNC Portal · Rabu 18 Mei 2022 18:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 18 624 2596283 guru-besar-arkeologi-ui-sebut-candi-sambimaya-adalah-bukti-peradaban-kuno-di-indramayu-z3PgYwZoJt.jpg Candi Sambimaya/Antara

INDRAMAYU - Candi Sambimaya di Kabupaten Indramayu akan menjadi temuan besar di Tanah Jawa khususnya di Jawa Barat.

Hal ini diungkapkan oleh Guru Besar Arkeologi Universitas Indonesia (UI), Profesor Dr Agus Aris Munandar mengunjungi langsung lokasi candi yang berada di Blok Dingkel Desa Sambimaya, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Jumat (13/5/2022).

Menurutnya, temuan objek diduga cagar budaya (ODCB) berupa candi ini merupakan sisa-sisa peradaban kuno yang pernah ada di Indramayu pada zaman dahulu.

"Kemungkinan besar sisa-sisa Percandian Sambimaya adalah bukti pencapaian peradaban kuno di Indramayu telah berkembang sejak awal masa Klasik di Tanah Jawa," ujar Prof Dr Agus Aris Munandar.

Dalam kunjungannya, Guru Besar Arkeologi UI ini sengaja datang sekaligus pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Indramayu.

Ia kemudian melihat dan meninjau langsung lokasi candi secara arkeologi bersama dengan Forum Indramayu Study (FIS).

Sementara itu, Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Indramayu, Dedy S Musashi berharap, ODCB berupa Candi Sambimaya bisa secepatnya terungkap.

Progres terakhir dalam penelitian candi tersebut diketahui sudah ditemukannya sejumlah penemuan penting.

Di antaranya temuan berupa fragmen keramik yang dinilai asing, dua struktur bangunan berukuran besar berikut anak tangganya, temuan pecahan gerabah lokal bercorak gores dan fragmen tulang bovidae jenis sapi atau kerbau, hingga mainan anak-anak zaman dahulu.

"Ini menunjukan kuat dugaan ada peradaban di zaman dahulu," ujar dia, Rabu (18/5/2022).

Hanya saja, kata Dedy S Musashi, progres penelitian ODCB Candi Sambimaya untuk tahun ini sementara dihentikan dahulu.

Hal ini karena adanya perubahan organisasi baru terkait penelian arkeologi di pemerintah pusat.

Untuk saat ini, lanjut Dedi, kegiatan arkeologi dibidangi langsung oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

"Untuk penelitian Candi Sambimaya kewenangannya akan dilakukan langsung oleh BRIN melalui Badan Pelestarian Nilai Budaya (BPNB)," kata dia.

Sebelumnya, temuan Candi Sambimaya ini diketahui berawal dari bisikan jin biksu kepada salah satu anggota polisi bernama Brigadir Rusmanto yang bertugas di Kabupaten Indramayu.

Jin biksu itu memintanya untuk menyelamatkan sisa puing candi Hindu-Budha. Selain itu, sosok jin biksu itu juga menunjukan langsung lokasi terkuburnya dugaan candi yang berada di Blok Dingkel Desa Sambimaya tersebut.

(bul)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini