Share

Sebanyak 22.083 Peserta Akan Mengikuti UTBK SBMPTN 2022 ITB

Antara, · Rabu 11 Mei 2022 16:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 11 624 2592389 sebanyak-22-083-peserta-akan-mengikuti-utbk-sbmptn-2022-itb-cAxyusAghd.jpg Insititut Teknologi Bandung (ITB)/Okezone

BANDUNG - Sebanyak 22.083 peserta akan mengikuti akan mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Tentunya tes ini sebagai syarat diterima di perguruan tinggi negeri lewat jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Dikutip dari Antara pada Rabu (11/5/2022) pelaksanaan UTBK dibagi menjadi dua gelombang.

Gelombang pertama dilakukan pada 17-23 Mei 2022 dan gelombang kedua dilakukan pada 28 Mei - 3 Juni 2022.

Jumlah peserta sebanyak 21.313 terdiri dari beberapa jenis ujian seperti Saintek/Soshum dan 770 peserta jenis ujian Campuran.

Follow Berita Okezone di Google News

Koordinator Pelaksana UTBK ITB 2022, Achmad Rochliadi mengatakan dalam siaran pers bahwa lokasi ujian UTBK ITB akan berlangsung di tujuh lokasi.

Yaitu Kampus ITB Ganehsa, SMAN 1 Bandung, SMAN 2 Bandung, SMAN 3 Bandung, SMAN 4 Bandung, SMAN 5 Bandung, dan SMKN 2 Bandung.

Panitia menyiapkan 1.155 komputer per sesi dengan satu hari rata-rata terdapat dua sesi.

"Semua komputer peserta menggunakan PC," kata dia.

Pelaksanaan UTBK ITB nantinya tetap mengikuti protokol kesehatan yang ketat.

Panitia akan menyesuaikan jumlah peserta dengan kapasitas ruangan dengan simulasi, ada ruangan berkapasitas 10, 15, 20, 30, dan 40 peserta.

"Setiap hari ujian ada dua sesi untuk Saintek dan Soshum, dan satu sesi untuk Campuran," katanya.

Untuk persyaratan mengikuti UTBK ITB, beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh setiap peserta.

Dalam mengikuti ujian UTBK, calon peserta ujian harus sudah mendaftar dan mendapat kartu ujian.

Proses mengikuti tata laksana yang ditetapkan oleh LTMPT.

Syarat ikut ujian sebagai berikut membawa kartu ujian, ijazah bagi lulusan 2021 dan 2020 atau surat keterangan kelas 12 dari sekolah yang sekurang-kurangnya memuat informasi jati diri dan foto berwarna terbaru dengan dibubuhi tanda tangan kepala sekolah dan cap stempel.

Selain itu, peserta membawa kartu identitas diri (KTP/SIM/paspor), dalam keadaan sehat, dan hadir satu jam sebelum jadwal ujian.

Mengenai persyaratan harus vaksinasi penguat, ia menegaskan tidak ada persyaratan. Akan tetapi, yang terpenting peserta mengikuti ujian dalam kondisi sehat.

(bul)

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini