Share

Wagub DKI Sebut PTM Terbatas Sesuai Aturan Pusat

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Minggu 27 Maret 2022 17:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 27 624 2568665 wagub-dki-sebut-ptm-terbatas-sesuai-aturan-pusat-5URMIUWg0C.jpg Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. (Foto : MNC Portal)

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengatakan pihaknya akan segera merespons positif terkait surat keputusan bersama (SKB) empat menteri mengenai pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Ia menilai, kemungkinan kebijakan terkait PTM di Ibu Kota akan menyesuaikan aturan yang ada.

"Insya Allah kita akan respons positif segera. Anak-anak kan lagi ujian. Kan mungkin nunggu tahun ajaran baru. Pokoknya kebijakan kita menyesuaikan dengan aturan dan ketentuan ada dari pemerintah pusat," kata Ariza sapaan akrabnya kepada wartawan saat ditemui di Kosambi, Jakarta Barat, Minggu (27/3/2022).

Ia juga tak menutup kemungkinan PTM terbatas di Jakarta bisa segera 100 persen. Hal itu seiring angka Covid-19 di Jakarta yang menurun.

"Saya kira yang bijak demikian. Kan sekarang 50%, kita segera, kalau bisa segera 100%," tuturnya.

Sebelumnya, seiring dengan semakin membaiknya situasi pandemi Covid-19, Kemendikbudristek menyatakan pelaksanaan PTM Terbatas kembali mengikuti ketentuan SKB 4 Menteri. Dinas pendidikan dan sekolah diminta menyediakan pembelajaran yang aman dan nyaman bagi siswa.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Suharti menjelaskan, pelaksanaan PTM Terbatas pada satuan pendidikan kembali harus mengikuti ketentuan.

Yakni Keputusan Bersama Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 06/KB/2021, Nomor 1347 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/6678/2021, Nomor 443-5847 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

“Tentunya menjadi harapan kita semua bahwa kondisi pandemi Covid-19 terus membaik. Tetapi, masih sangat penting bagi dinas pendidikan dan sekolah untuk tetap memastikan pembelajaran bagi seluruh peserta didik bisa berlangsung dengan aman, nyaman, dan menyenangkan. Sehingga pelaksanaan PTM Terbatas kembali mengikuti panduan di dalam SKB Empat Menteri yang terakhir,” katanya melalui siaran pers, Jumat (25/3).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini