JAKARTA - Salah satu jalur masuk perguruan tinggi negeri adalah melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Sama seperti tiga tahun terakhir, untuk mendaftar SBMPTN 2022, siswa harus melakukan registrasi akun melalui Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).
Peserta yang mengikuti jalur ini bisa memilih satu di antara tiga kelompok ujian, yaitu Sains dan Teknologi (Saintek), Sosial Humaniora (Soshum), dan campuran (Saintek dan Soshum).
14 hari menjelang penutupan registrasi akun LTMPT, jumlah siswa yang sudah melakukan registrasi akun LTMPT untuk SBMPTN 2022 mencapai 1.521.833 orang per 3 Maret 2022 pukul 21.45 WIB. Namun, yang melakukan permanen akun baru sejumlah 1.241.251 dari jumlah pendaftar.
Sebagaimana diketahui, batas akhir registrasi akun LTMPT bagi calon peserta UTBK-SBMPTN akan ditutup pada 17 Maret 2022 pukul 15.00 WIB.
Salah satu persyaratan yang diterbitkan oleh LTMPT untuk peserta UTBK-SBMPTN 2022 adalah siswa yang tidak lulus jalur SNMPTN pada tahun 2020, 2021, dan 2022.
Ketua Pelaksana LTMPT, Budi P. Widyobroto mengatakan siswa lulusan tahun 2020 dan 2021 wajib membuat akun baru untuk mengikuti SBMPTN 2022.
“Akun tahun lalu tidak berlaku,” ucapnya saat melakukan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru.
Sementara itu, bagi peserta yang mengikuti SNMPTN 2022 namun tidak lolos, maka tidak perlu membuat akun lagi. Sebab, akun LTMPT 2022 dapat digunakan untuk mendaftar jalur SNMPTN dan SBMPTN 2022.
Peserta selalu dihimbau agar menggunakan perangkat laptop atau PC serta didukung oleh koneksi yang stabil saat melakukan pendaftaran guna menghindari kesalahan pengisian atau kendala eror.
(Erha Aprili Ramadhoni)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik