JAKARTA - Bagaimana cara bernyanyi yang benar? Inilah pertanyaan yang kerap dilontarkan seorang penyanyi pemula. Bernyanyi memang terlihat mudah, namun dalam praktikknya belum tentu demikian jika Anda belum mengetahui tekniknya.
Dilansir dari Superprof, bernyanyi yang dikatakan baik adalah dengan mengikuti kunci yang ada. Bagi pemula, sebelum bernyanyi diharapkan Anda dapat membaca dan menghafalkan nada maupun notnya.
Memiliki suara yang diperlukan oleh seorang penyanyi. Bagi seorang penyanyi, bisa mempunyai naluri merasakan ritme. Sehingga tahu kapan waktunya bernyanyi dan berhenti. Bagaimana cara menyanyi yang benar selanjutnya, yakni dengan berlatih mendengarkan frekuensi yang dihasilkan dari nyanyian itu.
Baca juga: Pemerintah Selidiki Larangan Bernyanyi Bagi Anak Perempuan
Nah Anda dapat menyimak beberapa ilmu tambahan yang harus dipahami oleh seorang penyanyi. Frekuensi dasar, maksudnya di dalam ilmu fisika, satuan hertz digunakan untuk mengukur frekuensi.
Baca juga: Kisah Penyintas Covid-19: Bernyanyi Membuat Saya Lebih Lega saat Bernapas
Satuan yang digunakan adalah hertz (hz). Misalkan, Anda menggunakan nada A diperiksa dengan kunci muncullah 440 hz. Inilah yang digunakan sebagai standar untuk menyamakan atau tuning. Istilah itu dikenal dengan sebutan standar pitch.
Nantinya, samakan suara Anda dengan nada piano yang telah disetel atau dituning. Dari situlah suara Anda telah sama sesuai dengan frekuensi yang ada.
Setelah mempelajari tentang frekuensi dasar, selanjutnya Anda juga harus paham apa itu ritme atau irama. Bisa juga diartikan sebagai gerakan berturut-turut secara teratur; turun naik lagu (bunyi dan sebagainya) yang beraturan. Tanpa ritme, mustahil Anda dapat bernyanyi dengan baik.
Jika Anda hendak bernyanyi yang baik, ada beberapa aturan yang harus diperhatikan. Tegakkan punggung, taruh satu kaki sedikit di depan kaki satunya selebar bahu. Busungkan dada Anda dengan tegap. Posisi ini akan membantu Anda mengisi paru-paru sehingga mudah bagi organ tersebut memompanya.
Carilah posisi ternyaman. Apabila punggung Anda kaku maka nyanyian Anda tidak dapat maksimal. Otot-otot yang terlibat dalam pernapasan antara lain; Diafragma, Muskulus interkostal, Otot thoracis transversus dan Otot-otot perut.
Bagaimana cara bernyanyi yang benar tergantung pada otot diafragma. Karena diafragma merupakan otot yang paling penting dikuasai saat Anda ingin bernyanyi. Otot tersebut menghubungkan toraks ke perut dan melekat pada tulang dada, rusuk dan lumba.
Sekarang belajar bernafas, ibaratkan suara Anda bagaikan alat musik tiup. Agar dapat bernyanyi dengan baik, selalu perhatikan kunci dalam lagu yang akan Anda bawakan itu. Terus belatih secara rutin. Tingkatkan teknik serta vokalisasi Anda.Sekarang sudah tahu kan, bagaimana cara bernyanyi yang benar? Selamat mencoba ya.
(Susi Susanti)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik