JAKARTA - Bahasa iklan produk makanan sangat berpengaruh dalam strategi pemasaran. Karena, penggunaan bahasa dapat menggaet para pecinta kuliner untuk mencicipi hidangan tersebut.
Di dunia bisnis makanan, produksi tak hanya harus berkualitas. Namun bisnis harus dilengkapi strategi pemasaran yang efektif. Salah satunya dengan membuat iklan produk makanan. Makanan yang nikmat, jika tidak dapat dijelaskan dengan tulisan yang menarik maka sulit menarik para pelanggan.
Bahasa yang digunakan dalam Iklan Produk Makanan berisi kata-kata yang menarik. Supaya masyarakat dapat penasaran dan tentunya ingin mencoba.
Saat kamu hendak membuat Iklan Produk Makanan, maka perlu memperhatikan beberapa hal. Mulai dari diksi atau pemilihan kata, sampai kepada materi penawaran terbaik bagi calon pembeli.
Okezone telah merangkum Bahasa Iklan Produk Makanan yang dapat kamu gunakan. Siapa tahu, kamu bisa menjual banyak produk makanan dari iklan yang dibuat.
Pertama, pahami betul karakteristik calon pembeli produk makanan yang kita jual. Kalau perlu, Anda dapat menyelipkan kalimat bersifat solutif terhadap iklan yang dibuat. Mengapa solutif? Karena konsumen akan terus merasa dekat dengan Anda apabila produk makanan yang dijual dapat menjadi kunci permasalahan yang ada.
Contoh bahasa Ikan dalam produk makanan yang berisi solusi:
“Mau diet tapi gak mau ribet? Yuk coba pesan di Healthy Catering. Tenang, menu makanan yang dibuat sudah direkomendasikan oleh Ahli Gizi yang berpengalaman di bidangnya,”.
Kedua, tonjolkan keunggulan produk dan berikan nilai tambah dari produk itu. Biasanya, pada produk makanan yang menyasar target konsumen, merinci kriteria atau target dari produk makanan itu.
Misalnya, pada orang pengidap diabetes, orang yang tengah melaksanakan program diet, kalangan dewasa dan lansia. Mereka membutuhkan produk yang sesuai dengan kondisinya.
Contoh Bahasa Iklan Produk Makanan dengan konsumen yang tertarget:
“Kopi Hitam Gula Merah, Alami Bebas Pemanis Buatan!”
“Diabcookies, cemilan sehat bagi Penderita Diabates!”
Ketiga, Tawarkan Harga Khusus dan Bonus Menarik. Anda dapat mencantumkan program seperti diskon, cashback dan harga khusus dengan periode tertentu.
Contoh Bahasa Iklan Produk Makanan dengan Harga Khusus:
“Cukup Bayar Rp20 Ribu, Kamu Bisa Makan Big Burger Berdua Temanmu!”
Adapun program bonus menarik, biasanya juga menjadi incaran calon pembeli kamu agar bisa menikmati produkmu.
Contoh Bahasa Iklan Produk Makanan dengan Bonus Menarik:
“Beli Dua Botol Susu Segar, Langsung Dapat Boneka Sapi Lucu!”
Terakhir, gunakan kalimat yang sedang viral di masyarakat. Hal ini untuk mempermudah calon pembeli mengingat produkmu.
Contoh Bahasa Iklan Produk Makanan menggunakan kata-kata viral:
“Asinan Betawi Bang Juned, Gak Mampir Nanti Ditenggelamkan!
“Martabak Piring Terbang, Rasanya Gak Kalah dari Ironman!”
Itulah beberapa Bahasa Iklan Produk Makanan yang Ampuh Tarik Pelanggan.
(Awaludin)