MATARAM – Sebanyak 10 siswa SMAN 1 Mataram terkonfirmasi positif Covid-19, hal ini menyebabkan sekolah memutuskan untuk meliburkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang telah berlangsung sejak Januari lalu, dan diganti dengan sekolah daring.
Awalnya siswa yang terkonfirmasi positif berjumlah 2 orang, kemudian bertambah 3 orang di hari berikutnya terkonfirmasi 10 siswa positif sehingga sekolah lakukan langkah liburkan PTM hingga 5 hari kedepan.
BACA JUGA:Evaluasi Kebijakan PTM 50% di Jakarta, Wagub: Nanti Kita Sampaikan ke Pemerintah Pusat
Menurut Kepala Sekolah SMAN 1 Mataram, Sunoto mengatakan, penularan Covid-19 kepada siswanya bukan dari sekolah, namun pihak sekolah tetap melakukan trasing kontak.
“Kami mengapresiasi orang tua murid dalam cepat melakukan pelaporan anaknya positif Covid-19,” kata Sunoto, Senin (7/2/2022).
BACA JUGA:Puluhan Murid Terpapar Omicron, PTM SMAN 3 di Kabupaten Tangerang Dihentikan
Rencanya SMAN 1 Mataram akan meliburkan PTM hingga 5 hari kedepan dan hal ini merupakan langkah pemutusanrantai Covid-19. Hingga saat ini data kasus Covid-19 di NTB mengalami kenaikan dengan 200 orang terkonfirmasi dan 89 di antaranya dari Kota Mataram.
(Awaludin)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik