Share

Ahli Nuklir Paling Terkenal di Dunia, Berasal dari Rusia hingga Iran

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Senin 07 Februari 2022 14:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 04 65 2542377 ahli-nuklir-paling-terkenal-di-dunia-berasal-dari-rusia-hingga-iran-qTouPbIaHE.jpg Ilustrasi nuklir. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Dunia tak pernah kehilangan orang cerdas yang mengabdikan pemikiran dan waktunya untuk kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Atas jasanya, nama mereka pun tersohor sebagai ahli di bidangnya masing-masing.

Berikut adalah 3 ahli nuklir yang paling terkenal di dunia.

Andrei Sakharov

Andrei Sakharov merupakan ilmuwan dan ahli nuklir yang cukup terkenal dari Rusia. Ia juga seorang fisikawan dan aktif dalam membela HAM, kebebasan sipil dan reformasi di Uni Soviet. Ia dianugerahi Nobel Perdamaian pada tahun 1975.

Melansir laman Britannica, pria bernama lengkap Andrey Dmitriyevich Sakharov kelahiran 1921 ini memang berasal dari keluarga intelektual. Ayahnya, Dmitry Sakharov, adalah pengajar fisika di beberapa sekolah dan institute Moskow. Sang ayah juga banyak menulis buku pelajaran dan artikel ilmiah populer. Tak heran jika sejak kecil Sakharov memiliki kecerdasan mumpuni.

Sakharov mendapatkan gelar doktor di Departemen Fisika, Universitas Lebedev. Dia mempertahankan penelitiannya yang berkutat pada bidang fisika nuklir. Selama 20 tahun, Sakharov bekerja dalam pusat penelitian khusus Rusia dan terkenal sebagai ahli nuklir hebat dan mengembangkan bom hidrogen milik Soviet. Ia sangat kagum dengan gurunya, Igor Evgenyevich Tamm, yang merupakan seorang fisikawan teoretis terkemuka.

Mohsen Fakhrizadeh

Mohsen Fakhrizadeh adalah seorang brigadir jenderal dan pejabat senior di program nuklir. Ia bahkan dijuluki sebagai ilmuwan nuklir Iran yang paling tersohor. Pria yang lahir pada 1958 di Qom, Iran ini aktif mengajar fisika di Universitas Imam Hussein, Tehran.

Ahli nuklir ini menemui ajalnya pada November 2020 ketika ditembak oleh sekelompok teroris bersenjata di timur Tehran. Meskipun sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawa Fakhrizadeh tak bisa diselamatkan karena luka yang cukup parah.

Abdul Qadeer Khan

Ahli nuklir asal Pakistan, Abdul Qadeer Khan, lahir di kota Bhopal, India pada 1 April 1936. Ia hijrah ke Pakistan Barat tahun 1952. Khan mendapat gelar sarjananya di bidang metalurgi dari Universitas Karachi.

Sementara itu, pada 1972, ia memperoleh gelar doktoralnya di Belgia dengan bidang teknik metalurgi. Britannica menyebut, Khan merupakan tokoh kunci pengembangan senjata nuklir Pakistan dan terlibat dalam pasar gelap teknologi nuklir selama beberapa tahun. Pada 1972, Khan mulai bekerja di laboratorium Dinamika Fisik Urenco yang merupakan sebuah perusahaan bahan bakar nuklir asal Inggris.

Di tahun 1974, Khan menulis surat kepada Perdana Menteri Pakistan Zulfikar Ali Bhutto untuk menawarkan bantuan dalam hal pengembangan bom atom di Pakistan. Bhutto mendukung langkah Khan. Yang terpenting adalah, Pakistan bisa memiliki bom nuklir.

*diolah dari berbagai sumber

Ajeng Wirachmi/Litbang MPI

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini