Share

Manis dan Renyahnya Jambu Kristal Munggangsari Curi Perhatian Mahasiswa Unsoed Purwokerto

Joe Hartoyo, iNews · Kamis 03 Februari 2022 17:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 03 65 2541931 manis-dan-renyahnya-jambu-kristal-munggangsari-curi-perhatian-mahasiswa-unsoed-purwokerto-2zsk97c8P0.png Jambu kristal Munggangsari. (Foto: Joe Hartoyo)

PURWOREJO - Gaung nama jambu kristal tanpa biji (tanwiedjie) Desa Munggangsari, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Gaungnya sampai ke telinga para mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto.

Warna jaket almamater mahasiswa Unsoed yang kuning itu tampak begitu kontras di hamparan luas kebun jambu kristal munggangsari yang hijau asri. Serius dan senang bercampur menjadi satu, nampak tergurat di wajah-wajah akademisi itu.

Nama tanwiedjie sudah tidak asing di Purwokerto. Banyak yang tahu bahkan penasaran untuk datang ke Munggangsari untuk melihat dan merasakan jambu ini. Obyek wisata petik jambu kristal di Munggangsari ini menarik dan berbeda. Masih natural dan polesannya juga tidak berlebihan.

Satu hal yang lebih menarik, Agrowisata Munggangsari ini dikelola oleh warga alias bukan pihak ketiga atau digarap oleh investor dari luar daerah. Setelah diajak berkeliling kebun jambu dan memetik langsung buah segar dari pohon, para pengunjung mengaku ada yang beda dari jambu kristal munggangsari. Rasanya lebih renyah dan manis dibanding jambu sejenis di daerah lain.

Baca juga: Prediksi Passing Grade Unsoed, Bisa Cek di Sini!

Munggangsari dipilih menjadi titik praktik kerja lapangan (PKL) bukan tanpa alas an. Kelompok yang terdiri dari lebih dari lima mahasiswa ini sejak awal memang mencari referensi di media sosial tentang tanwiedjie.

“Kami penasaran dan ingin belajar mulai awal hingga akhir budidaya jambu ini langsung dari pak tani, mulai awal pembibitan, merawat pohon, membungkus buah jambu sampai panen juga akan melihat proses pengemasan dan proses pengiriman ekspedisi ke luar daerah,” Ujar Yosita Ananda Rahayu, mahasiswa Unsoed Prodi Agribisnis.

Petani jambu kristal yang juga ketua kluster jambu kristal tanwiedjie, Suyanto mengungkapkan pemerintah desa dengan lapang dada menerima siapapun yang ingin belajar tentang budidaya jambu kristal di Desa Munggangsari. Seperti mahasiswa dari Unsoed, mereka bisa langsung belajar di lapangan membuktikan teori yang didapat di kampus.

“Warga siap menjelaskan hal ihwal tentang jambu kristal di sini, mungkin juga bagaimana cara memanajemen bumdes berikut unit kerjanya,” ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini