Share

Unpar-MRT Jakarta Teken Kerja Sama, Jalankan Arahan Jokowi Soal Kampus Merdeka

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Kamis 03 Februari 2022 14:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 03 65 2541730 unpar-mrt-jakarta-teken-kerja-sama-jalankan-arahan-jokowi-soal-kampus-merdeka-MmDnuX8581.jpg Ilustrasi kampus (Foto: Okezone)

BANDUNG  - Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) dan PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta menandatangani perjanjian kerja sama dalam implementasi program Kampus Merdeka.

Perjanjian kerja sama ditandatangani oleh tujuh dekan fakultas di lingkungan Unpar dan Direktur Operasi dan Perawatan PT MRT Jakarta, Muhammad Effendi yang disaksikan Rektor Unpar, Mangadar Situmorang, P.hD di Kampus Unpar, Jalan Ciumbuleuit, Kota Bandung, Rabu (2/2/2022).

Kerja sama tersebut menjadi tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menyampaikan presidential lecture dalam Dies Natalis ke-67 Unpar di Kampus Unpar, Jalan Ciumbuleuit, Kota Bandung, Senin (17/1/2022) lalu.

Baca juga: Program Kampus Merdeka Berlanjut di 2022, Catat Tanggal Pentingnya

Dalam arahannya saat itu, Jokowi meminta perguruan tinggi, termasuk Unpar memberikan kesempatan lebih luas bagi mahasiswanya untuk menimba ilmu di luar kampus.

Rektor Unpar, Mangadar Situmorang, P.hD mengatakan, kerja sama yang dibangun antara Unpar dan MRT Jakarta meliputi pengembangan ilmu pengetahuan dan sumber daya manusia sebagai perwujudan Kampus Merdeka.

 Baca juga: Ukrida Teliti Dampak Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Terhadap Mahasiswa

Adapun ruang lingkup pelaksanaan kerja sama tersebut, di antaranya mengatur ihwal praktik kerja industri/magang, kegiatan seminar dan pengembangan ilmu pengetahuan mengenai soft skill dan dunia kerja, dan kegiatan corporate social responsibility (CSR).

"Pak Presiden Jokowi sudah mengungkapkan bahwa kerja sama antara Unpar dan MRT ini adalah perwujudan nyata dan program lebih lanjut dari Kampus Merdeka," kata Mangadar.

Terlebih, lanjut Mangadar, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Nadiem Makarim pun telah mencanangkan program Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar yang menjadi landasan kerja sama tersebut.

"Mas Menteri (Nadiem Makarim) telah mencanangkan Kampus Merdeka dimana dua hingga tiga semester (perkuliahan) di luar kampus. Ini menjadi akselerator bagi kerja sama ini," katanya.

Melalui kerja sama tersebut, lanjut Mangadar, mahasiswa Unpar dari berbagai disiplin ilmu diberi kesempatan untuk menimba ilmu di MRT Jakarta selama satu atau tiga semester lewat program magang. Pihaknya pun mengaku bersyukur karena MRT Jakarta menyambut baik implementasi Kampus Merdeka yang dilaksanakan oleh Unpar.

"Pada semester yang lalu sejumlah mahasiswa Unpar sudah mengikuti program magang di MRT Jakarta dan tentu setelah ini kami berharap 100-an mahasiswa ikut magang atau kerja di MRT Jakarta sebagai implementasi dari Kampus Merdeka," ucap dia.

Menurut Mangadar, kerja sama dapat terbangun karena Direktur Operasi dan Perawatan PT MRT Jakarta, Muhammad Effendi juga tercatat sebagai alumni Unpar. Dia berharap, kerja sama yang dibangun antara alumni dan almamaternya itu bisa terus dikembangkan.

"Kami bersyukur alumni Unpar yang telah berkarya di berbagai sektor menjadi pintu bagi kami untuk menjalin kerja sama dalam implementasi Kampus Merdeka. Ini menjadi pioneer dimana almamater dan alumni atau perguruan tinggi dan usaha serta industri bisa bekerja sama lebih masif, intesif, dan signifikan," katanya.

Sementara itu, Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta, Muhammad Effendi berharap, mahasiswa Unpar yang magang di MRT Jakarta dapat memperoleh pengalaman dan pengetahuan mengenai dunia kerja.

Tak hanya bagi mahasiswa, kata Effendi, pihaknya pun bahkan memberikan kesempatan kepada para dosen Unpar untuk mengikuti program magang tersebut, agar bahan ajar yang diberikan kepada mahasiswa dapat sesuai dengan dunia kerja.

"Kami menawarkan juga kepada dosen untuk datang ke MRT Jakarta, sehingga kurikulum Unpar bisa disesuaikan dengan dunia kerja," katanya.

Effendi pun mengatakan, MRT Jakarta memiliki kewajiban untuk turut serta memajukan pendidikan di Indonesia. Dengan magang di MRT Jakarta, kata Effendi, mahasiswa Unpar diharapkan mengenal lebih jauh teknologi terkini, khususnya yang digunakan pada kereta.

"MRT ini adalah kereta dengan teknologi terkini, baik dari kereta maupun sistemnya, sehingga mahasiswa ini lebih kenal apa sih teknologi yang ada hingga MRT bisa berkembang," kata Effendi.

Koordinator Fungsi Sistem Informasi dan Kerja Sama L2DIKTI Wilayah IV, Yurie Aji Priyanto yang hadir dalam acara tersebut mendukung kerja sama yang dijalin Unpar dan MRT Jakarta.

"Saya mohon untuk bisa difasilitasi jumlah mahasiswa yang magang dan saya apresiasi pada Pak Rektor dan jajarannya yang telah mengimplementasikan Kampus Merdeka," kata dia.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini