JAKARTA - Persamaan institusi sosial dalam berbagai kelompok etnik di Indonesia dapat dilihat dalam kerangka analisa kebudayaan.
Secara umum institusi sosial memiliki unsur kebudayaan universal yang artinya unsur kebudayaan terdapat di seluruh dunia.
Menurut C. Kluckhohn, unsur-unsur kebudayaan yang dapat ditemukan di seluruh dunia ada 7 unsur.
Unsur ini membentuk persamaan dalam institusi sosial, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai persamaan institusi sosial dalam kelompok etnik di Indonesia, berikut penjelasannya.
BACA JUGA:Apa Itu Institusi Sosial? Ini Definisinya Menurut Para Ahli
BACA JUGA:Pembelajaran Tatap Muka Harus Cegah Klaster Institusi Pendidikan
1. Unsur Bahasa
Bahasa merupakan alat yang digunakan untuk mempermudah komunikasi dan menyampaikan pendapat antarsesama manusia, baik lisan maupun tertulis.
Sama seperti di Indonesia, bahasa berfungsi sebagai alat untuk berekspresi, berkomunikasi, dan alat untuk mengadakan integrasi dan adaptasi sosial. Sehingga bahasa dapat menjadi unsur persamaan institusi sosial dalam kelompok etnik di Indonesia.
2. Unsur Sistem Pengetahuan
Sistem pengetahuan merupakan sistem yang lahir dan berkembang dari hasil akal dan pikiran manusia.
Contoh dari unsur sistem pengetahuan ini dapat dilihat pada teknologi dan seni pada pembuatan rumah-rumah adat masyarakat Minangkabau, Batak, Jawa, Bali, Toraja, Papua, dan lain sebagainya yang dibentuk berbeda-beda sesuai dengan sistem pengetahuan setiap daerah.
3. Unsur Organisasi sosial
Organisasi sosial merupakan unit sosial (pengelompokan manusia) yang sengaja dibentuk dan dibentuk kembali dalam rangka mencapai tujuan tertentu. Sistem ini meliputi sistem kenegaraan, sistem kesatuan hidup, kekerabatan, dan asosiasi/perkumpulan.