“Kami melakukan pameran dalam menindaklanjuti program dari Perda itu. Pelaksana ini untuk mendukung menumbuh kembangkan serta meningkatkan kesadaran masyarakat dan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai,” ungkapnya, Rabu (29/12/2021).
Sementara ITU Direktur Eksekutif Ecoton Gresik, Prigi Arisandi mengatakan, bahwa komunitas Brilian dari mahasiswa Agribisnis Universitas Trunojoyo Madura, untuk usulkan kampanye pengurangan plastik sekali pakai dengan pameran keliling kampung yang mengetengahkan problem sampah plastik.
Mereka mendatangi Kantor Gubernur Jawa Timur, Kantor Bupati Gresik dan mengirimkan via pos kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang mempunyai kewenangan atas sungai Brantas sebagaimana ditetapkan dalam Sungai Strategis Nasional.
“Kami berharap dengan adanya usulan dari mahasiswa UTM bisa disosialisasikan dan terutama pengurangan sampah plastik sekali pakai di Gresik. Karena kami sudah melakukan pameran plastik di Gresik,” ungkapnya.
(Susi Susanti)