Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Salut, Para Siswa di SMK Buat 1.000 Liter Pupuk Cair Lalu Dibagikan Gratis ke Petani

Ahmad Subekhi , Jurnalis-Kamis, 23 Desember 2021 |15:58 WIB
Salut, Para Siswa di SMK Buat 1.000 Liter Pupuk Cair Lalu Dibagikan Gratis ke Petani
Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)
A
A
A

PONOROGO - Kesulitan pupuk, dialami petani di Ponorogo Jawa Timur. Pupuk pabrik, langka di pasaran dan kalaupun ada harganya naik dua kali lipat.

Peduli dengan kondisi tersebut, ratusan siswa membuat pupuk organik cair, dari kotoran sapi. Pupuk ini, akan dibagikan gratis kepada petani yang membutuhkan, sebagai pengganti pupuk pabrikan.

Para siswa ini sibuk menyiapkan tandon, ukuran seribu liter. Sebagian lainnya, menimbang kotoran sapi. Mencampur kotoran sapi dengan tangan. Selanjutnya, memasukkan ke dalam tandon air ukuran seribu liter.

Ini adalah kesibukan siswa SMK Pemda, Jepun Ponorogo. Mereka tengah mengolah kotoran sapi, menjadi pupuk organik, sebanyak seribu liter. Nantinya, pupuk cair ini, akan dibagikan gratis, kepada wali murid dan petani yang membutuhkan.

Pembuatan pupuk organik ini, dilakukan, karena sebagian besar siswa, orangtuanya dan petani. Saat ini, petani di Ponorogo, tengah kesulitan pupuk pabrikan, atau pupuk kimia.

Kalaupun ada, harga pupuk kimia, sangat mahal, naik dua kali lipat. Petani pun, keberatan dengan mahalnya pupuk kimia.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement