JAKARTA - Pusat Riset Biologi Badan Riset Nasional dan Inovasi (BRIN) bersama mitra luar negeri berhasil menemukan sebanyak 14 celurut jenis baru di Sulawesi. Penemuan ini dilakukan setelah penelitian selama kurang lebih satu dekade.
Penelitian itu dilakukan oleh peneliti Pusat Riset Biologi BRIN Anang S Achmadi bersama dengan ahli mamalia dari Lousiana State University (LSU) Amerika Serikat Jake Esselstyn dan ahli mamalia dari Museum Victoria Australia Kevin C Rowe.
"Penemuan ini terungkap saat kami bersama tim memeriksa hampir 1.400 spesimen celurut secara intensif," kata Anang yang juga merupakan Pelaksana tugas Kepala Pusat Riset Biologi BRIN dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.
Baca juga: Pakai Citra Satelit, BRIN Temukan 2.417 Hektare Lahan Rusak Akibat Erupsi Gunung Semeru
Penemuan tersebut merupakan penemuan terbesar dari kelompok mamalia yang terpublikasikan sejak 1931.