Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

6 Tokoh Indonesia Ini Ternyata Lulusan Pesantren, dari Mahfud MD hingga Ali Alatas

Tim Litbang MPI , Jurnalis-Sabtu, 18 Desember 2021 |08:09 WIB
6 Tokoh Indonesia Ini Ternyata Lulusan Pesantren, dari Mahfud MD hingga Ali Alatas
Mahfud MD, salah satu tokoh lulusan pesantren. (Foto: Ant)
A
A
A

JAKARTA - Meski pesantren kerap dipandang sebelah mata, nyatanya banyak tokoh atau pejabat di negara ini yang mengenyam pendidikan di pesantren. Mereka membuktikan bahwa ilmu yang diperolehnya di pesantren menjadi salah satu faktor kesuksesan mereka.

Berikut adalah beberapa tokoh lulusan pesantren.

Mahfud MD

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan yang dilantik pada 2019 ini sebelumnya pernah beberapa kali menjadi menteri. Ia juga menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi pada 2008-2013. Mahfud MD adalah alumni Pondok Pesantren Al Mardhiyyah yang terletak di Waru, Pamekasan, Madura.

Baca juga: Terharu! Hijaber Cantik Ini Wisuda S2 Tanpa Ayah dan Ibu


Baca juga: Rawan Tawuran Sampai Ada Pelajar Meninggal, Guru Harus Perhatikan Jam Krusial Pulang Sekolah

Hidayat Nur Wahid

Politisi dan legislator Hidayat Nur Wahid pernah menjabat sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat periode 2004-2009. Kini, ia menjadi Wakil Ketua MPR masa jabatan 2019-2024. Setamatnya dari SD, Hidayat menuntut ilmu di Pondok Pesantren Modern Gontor Darussalam, Jawa Timur.

Kemudian, ia kuliah di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta selama setahun, sebelum melanjutkan pendidikan di Madinah hingga meraih gelar doktor pada usia 32 tahun. Hidayat pernah ikut pertarungan memperebutkan kursi DKI 1 pada pilgub 2012.

Meski tak berhasil, karier politik Hidayat terus berjalan mulus, di samping aktivitasnya sebagai akademisi.

Abdurrahman Mohammad Fachir

Wakil Menteri Luar Negeri pada 2014-2019 ini juga merupakan alumni Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor, Jawa Timur. Ia juga diketahui pernah menuntut ilmu di Pesantren Wali Songo Ngabar.

Setelah menamatkan pendidikannya di pesantren, AM Fachir melanjutkan studinya di Fakultas Sastra dan bahasa Arab IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Selain pernah menjadi wamenlu, ia juga pernah menjabat sebagai diplomat yang bertugas di KBRI Baghdad pada tahun 1988 hingga 1992.

Kemudian,pada 1995-1999 Fachir menjadi perutusan tetap Republik Indonesia untuk PBB di New York sebagai penanggung jawab satuan tugas Gerakan Non Blok.

Ahmad Fuadi

Orang di balik novel terkenal berjudul Negeri Lima Menara ini juga merupakan alumni Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor, Jawa Timur. Dalam bukunya tersebut, ia menceritakan pengalamannya selama mengenyam pendidikan di pesantren tersebut.

Lewat buku itu pula, Ahmad Fuadi berhasil meraih penghargaan Social Impact Award dalam Education UK Alumni Awards di tahun 2016. Setelah selesai mondok, Ia melanjutkan pendidikannya ke Inggris, tepatnya Royal Holloway, University of London, Inggris, dengan beasiswa Chevening.

Ali Alatas

Menteri Luar Negeri Indonesia yang menjabat di periode 1988 hingga 1999 ini juga merupakan lulusan pesantren. Datang dari keluarga menengah ke bawah, Ali Alatas menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Assalam Al-Islami di Desa Sri Gunung, Sungai Lilin, selama 6 tahun dengan dibiayai beasiswa.

Setelah menyelesaikan pendidikannya di pesantren, ia terbang ke Jakarta untuk menekuni bidang kedokteran dengan mengikuti program santri jadi dokter. Selama masa perkuliahan, ia pernah ditunjuk sebagai delegasi Mahasiswa Kedokteran Islam Indonesia di Cyberjaya University College of Medical Science, Malaysia.

Di kesempatan itu, ia mempresentasikan peran kedokteran Islam di Indonesia. Ali Alatas wafat pada Desember 2008 di Singapura.

Idham Chalid

Tokoh Indonesia yang lahir pada 27 Agustus 1921 ini merupakan lulusan Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor, Jawa Timur. Ia dikenal sebagai Wakil Perdana Menteri Indonesia pada masa Kabinet Ali Sastroamidjojo II dan Kabinet Djuanda.

Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua MPR dan DPR, serta menjabat sebagai Ketua Tanfidziyah Nahdlatul Ulama pada tahun 1956 sampai 1984. KH Idham Chalid wafat pada 2010 pada usia 88 tahun.

*dilansir dari berbagai sumber,

Andin Danaryati/Litbang MPI

 

(Widi Agustian)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement