Share

Korban Pelecehan Dosen Unsri Bertambah 7 Orang, Termasuk Alumni

Dede Febriansyah, MNC Portal · Rabu 08 Desember 2021 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 08 65 2513837 korban-pelecehan-dosen-unsri-bertambah-7-orang-termasuk-alumni-NdUtkSLA8F.jpg Ilustrasi. (Foto: Ist.)

PALEMBANG – Kasus pelecehan seksual terhadap mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri) oleh oknum dosen berinisial “R” semakin meluas dengan bertambahnya korban. Setidaknya ada tujuh korban lagi yang kini telah melaporkan R ke pihak Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Ikatan Alumni (IKA) Unsri

BACA JUGA: Disebut Kirim Chat Mesum ke Mahasiswi, Ini Reaksi Dosen Unsri

Hingga kini, Polda Sumsel baru menerima tiga laporan mahasiswi Unsri berinisial C, F, dan D yang melaporkan dosen R atas dugaan pelecehan seksual yang dialami para mahasiswi tersebut. 

Ketua Tim Koalisi Penghapusan Kekerasaan Seksual Unsri dan IKA Unsri, Yan Iskandar mengatakan, bahwa ada sekira tujuh orang mahasiswi Unsri dan Alumni Unsri lainnya yang mau melaporkan dosen R atas kasus pelecehan.

BACA JUGA: TPF Minta 3 Dosen Dampingi Mahasiswi UNRI Korban Pelecehan, Tenang Jalani Proses Hukum

"Informasi yang didapatkan dari beberapa alumni dan mahasiswi Unsri bahwa aksi yang dilakukan Dosen R bukan baru kali ini. Pengakuan beberapa korban bahwa aksi serupa sudah dilakukan R sejak tahun 2014 lalu," ujar Yan, Rabu (8/12/2021).

Yan menjelaskan, saat kejadian di tahun 2014 kasus tersebut sudah pernah di mediasi oleh salah satu dosen terkait. Namun sayangnya dosen tersebut justru seperti dipojokkan.

"Terkait hal ini, kami akan segera melaporkan ke polisi apabila semua berkas lengkap. Saat ini kami tengah mengumpulkan barang bukti dan modus yang diduga dilakukan Dosen A terhadap tujuh orang tersebut," jelasnya.

Sementara itu, Kasubdit IV Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol Masnoni, mengimbau untuk mahasiswi Unsri yang menjadi korban pelecehan untuk segera membuat laporan polisi.

"Jadi kita imbau kepada korban-korban lain untuk segera melapor, supaya kasus tersebut bisa segera ditindak lanjuti," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini