Tujuannya sama, yakni untuk membantu negeri jiran itu memberantas buta huruf. Sebelumnya, Landoeng juga dipercaya menjadi panitia Konferensi Asia Afrika yang dihelat di Bandung tahun 1955. Tugasnya saat itu adalah menyiapkan kendaraan yang akan digunakan oleh para utusan negara peserta konferensi.
Pada 2002, Landoeng memutuskan bersepeda ke Tanah Suci Mekkah untuk menunaikan ibadah haji. Ketika itu, usianya sudah menginjak 75 tahun. Perjalanan itu ia tempuh selama 14 bulan; 7 bulan untuk perjalanan pergi dari Bandung ke Mekkah, dan 7 bulan lagi dia habiskan untuk perjalanan pulang.
*diolah dari berbagai sumber
Ajeng Wirachmi/Litbang MPI
(Widi Agustian)