Share

Sekolah Nyaris Ambruk, Warga Desa Renovasi Secara Patungan

Yuswantoro, Koran SI · Senin 22 November 2021 17:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 22 624 2505720 sekolah-nyaris-ambruk-warga-desa-renovasi-secara-patungan-uyYZmZ031b.jpg Sekolah nyaris ambruk di Lampung/ MNC Media

LAMPUNG - Madrasyah Ibtidaiyah Jami'atul Islamiyah (MJI) di Desa Teba Jawa, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, Lampung nyaris roboh karena rusak.

(Baca juga: Bripda Agatha, Polwan Cantik yang Dedikasikan Hidupnya Jadi Guru Gratis di Bukit Menoreh)

Warga sangat khawatirkan atap dari sekolahan yang merupakan satu-satunya aset pendidikan di Desa itu akan runtuh menimpa para siswa. Warga desa pun swadaya memperbaiki sekolah tersebut.

Kepala Desa Teba Jawa, Amrulloh, mengatakan, pihaknya bersama pemerintahan desa dan komite sekolahan MI Jamia'tul Islamiyyah, sudah bertahun-tahun mengajukan proposal ke Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran namun tak kunjung dibangun.

(Baca juga: Miris! 4 Gedung SD Ini Bobrok, Nomor 4 Roboh Saat Siswa Tengah Belajar)

"Ya, sepertinya untuk dunia pendidikan tingkat dasar di desa kami teranaktirikan," keluhnya mewakili warganya.

Dia melanjutkan, salah satu aset sekolahan dasar yang di miliki oleh desa Teba Jawa ialah bernuansa agama, namun miris untuk melaksanakan pendidikan dasar wajib 9 tahun para orang tua wali murid harus menyekolahkan anak mereka ke desa tetangga, hal ini akibat buruknya bangunan kelas yang hawatir runtuh dan menimpa anak mereka.

"Bagaimana para warga desa akan mengecam pendidikan dasar di desa kami kalau pisik atap sekolahnya mau runtuh, dan dihawatirkan dapat menimpa siswa yang sedang belajar dikelas, apakah menunggu makan korban dulu baru di bangun?" ungkap kepala desa.

Kades Teba Jawa menambahkan, dengan terpaksa satu Minggu para siswa diliburkan selama pembongkaran atap sekolahan, inipun swadaya masyarakat seadanya walau masih dalam situasi pandemi Covid-19, yang pailit ekonomi, masyarakat tetap semangat untuk berswadaya membongkar dengan restu tuhan yang Esa, semoga satu Minggu bisa kelar.

"Saya yakin walau pasca pandemi Covid 19, dimana ekonomi warga yang masih pailit ini, dengan restu Allah kami bersama - sama warga berswadaya untuk membenahi atap 2 lokal ini, dapat kelar dalam satu Minggu," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini